EDUKASI PEMANFAATAN BAHAN PANGAN LOKAL SEBAGAI BOOSTER ASI DI LINK. DESA SUMBERJAYA SUMUR PANDEGLANG
Abstrak
Kegagalan pemberian ASI eksklusif menyebabkan terhentinya pemberian ASI dan pengenalan dini penggunaan susu formula pada bayi. Kegagalan ini meningkatkan kejadian infeksi seperti otitis media, gastroenteritis, pneumonia, obesitas, diabetes tipe 1 dan tipe 2, dimana hal tersebut turut menyumbang tingginya AKI dan AKB. Salah satu alternatif yang dapat membantu meningkatkan nutrisi ibu terutama proteinnya, adalah dengan cara menyediakan informasi tentang ragam pangan berpotensi galaktogogum untuk meningkatkan produksi ASI ibu menyusui. Galaktogogum merupakan istilah bagi obat yang digunakan untuk memperbanyak atau menambah ASI. Di Indonesia terdapat banyak tanaman yang dipercaya dapat meningkatkan produksi ASI (galaktogogue). Bahan alam yang dimaksud dalam hal ini yaitu bahan alam yang dapat diolah sebagai sayuran dan buah-buahan sebagai pendukung sumber makanan pada ibu menyusui seperti daun katuk (Sauropus androgynus), biji klabet (Trigonella foenum- graceum), daun jinten atau torbangun (Coleus ambonicius), dan banyak lainnya. Tujuan pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk meningkatkan masyarakat terutama para ibu tentang bahan pangan lokal yang berpotensi dapat menjadi sebagai booster ASI. Pelaksanaan pengabdian masyarakat dilakukan dengan cara demonstrasi melalui pemberian edukasi tentang pemanfaatan bahan pangan lokal sebagai booster asi di link. desa sumberjaya sumur pandeglang.Unduhan
Diterbitkan
2026-01-26
Terbitan
Bagian
Artikel
Lisensi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
The author whose manuscript is published agrees to the following conditions:
- The right to publish all journal manuscripts published on the Emas Abdi E-Journal website held by the editorial board with the author's acknowledgment (moral rights remain with the author of the script).
- The formal legal provisions for access to digital electronic journal articles are subject to the terms of the Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-SA) license, which means that the Emas Abdi Journal has the right to save, transfer/format, manage in the form of a database, maintaining, and publishing articles without asking permission from the author as long as the author's name remains as the copyright owner.
- Manuscripts published in print and electronically are open access for the purposes of education, research, and libraries. Apart from these purposes, the editorial board is not responsible for violations of copyright law.

Emas Abdi: Eliminasi Masalah Kesehatan melalui Pengabdian Masyarakat is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









