Hubungan Tingkat Pendidikan dan Pekerjaan Terhadap Pernikahan Usia Dini Pada Remaja Putri Di Desa Mekar Jaya Kabupaten Tangerang Tahun 2020
DOI:
https://doi.org/10.55171/obs.v9i2.585Abstract
Marriage is an important event in life. With marriage, a person will get a balance of life both biologically, psychologically and socially. The purpose of this study was to determine the relationship between education and work with early marriage in young women in Mekar Jaya Village, Tangerang Regency.This research is an analytical survey with a cross-sectional approach. Data were collected using quota sampling, amounting to 100 young women, the data were obtained from the Kelurahan in Mekar Jaya Village, Tangerang Regency. This study uses secondary data using a checklist sheet.There was a higher tendency for young women with lower education to marry early. Through the chi-square test, it is known that there is a relationship between education and early marriage (P-value 0,000) and there is no relationship between work and early marriage in young girls (p-value 0.675).It is hoped that related agencies will continue to take promotional actions such as education on reproductive health and providing knowledge for parents about the impact of early marriage on adolescents.References
Alfina, R., Akhyar, Z. and Matnuh, H. (2016) ‘Implikasi Psikologis Pernikahan Usia Dini Studi Kasus Di Kelurahan Karang Taruna Kecamatan Pelaihari Kabupaten Tanah Laut’, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 6(2), pp. 1021–1032. Available at: https://media.neliti.com/media/publications/121343-ID-implikasi-psikologis-pernikahan-usia-din.pdf.
Anggraini, A., Sari, N. and Damayanti, R. (2021) ‘Hubungan Pendidikan dan Pekerjaan dengan Usia Perempuan Saat Menikah di KUA Depok Yogyakarta’, Jurnal Inovasi Penelitian, 1(9), pp. 1779–1786.
Arimbawati, Arimbawati, D. R. (2016) ‘Hubungan Tingkat Pendidikan dan Pekerjaan dengan Pernikahan Dini Di Kecamatan Godean Kabupaten Sleman Tahun 2014-2015’, Jurnal Riset Kebidanan Indonesia, 2. doi: 10.32536/jrki.v2i1.18.
Badan Pusat Statistik et al. (2013) ‘Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia 2012’, Sdki, p. 16. doi: 10.1111/j.1471-0528.2007.01580.x.
Berliana, S. M. et al. (2018) ‘Determinants of early marriage among female adolescent in Indonesia’, International Journal of Adolescent Medicine and Health, 33(1), pp. 1–6. doi: 10.1515/ijamh-2018-0054.
Desiyanti, I. W. (2015) ‘Faktor-Faktor yang Berhubungan Terhadap Pernikahan Dini Pada Pasangan Usia Subur di Kecamatan Mapanget Kota Manado Factors Associated With Early Mariage In Couples Of Childbearing Age At Kecamatan Mapanget Manado City’, Jikmu, 5(2), pp. 270–280.
Eka Yuli Handayani (2014) ‘Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pernikahan Usia Dini Pada Remaja Putri Di Kecamatan Tambusai Utara Kabupaten Rokan Hulu’, Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pernikahan Usia Dini Pada Remaja Putri Di Kecamatan Tambusai Utara Kabupaten Rokan Hulu, 1(5), pp. 200–206.
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (2017) ‘Profil Anak Indonesia 2020’, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA).
Malinda, Y. (2012) ‘Hubungan Umur Kawin Pertama Dan Penggunaan Kontrasepsi Dengan Fertilitas Remaja Berstatus Kawin (Analisis Riskesdas 2010)’, Jurnal Kesehatan Reproduksi, 3(2 Ags), pp. 69–81. doi: 10.22435/kespro.v3i2Ags.3921.69-81.
Mubarak, W. I. (2012) Promosi Kesehatan Untuk Kebidanan. Jakarta: Salemba Medika.
Notoadmojo, S. (2012) Metodologi Penelitian Kesehatan Edisi Revisi. Jakarta: Rieneka Cipta.
Nurseha, N. and Pertiwi, W. E. (2019) ‘Determinan Pernikahan Dini di Desa Semendaran Kota Cilegon’, Jurnal Kedokteran dan Kesehatan, 15(1), p. 22. doi: 10.24853/jkk.15.1.22-35.
Pohan, N. H. (2017) ‘Faktor Yang Berhubungan Dengan Pernikahan Usia Dini Terhadap Remaja Putri’, Jurnal Endurance, 2(3), p. 424. Available at: http://doi.org/10.22216/jen.v2i3.2283.
Pramana, I. N. A., Warjiman and Permana, L. I. (2018) ‘Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pernikahan Usia Dini Pada Remaja Wanitahan Usia Dini Pada Remaja Wanita’, Jurnal Keperawatan Suaka Insan (Jksi), (Vol 3 No 2 (2018): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI)), pp. 1–14. Available at: http://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/109.
Rafidah, R., Barkinah, T. and Yuliastuti, E. (2016) ‘Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pernikahan Usia Dini Di Kabupaten Banjar Tahun 2014’, Jurnal Skala Kesehatan, 6(1).
Raj, A. et al. (2019) ‘Students and brides: A qualitative analysis of the relationship between girls’ education and early marriage in Ethiopia and India’, BMC Public Health, 19(1), pp. 1–20. doi: 10.1186/s12889-018-6340-6.
Rizka, A.-S. D. (2017) ‘HUBUNGAN ANTARA PENDIDIKAN, PERAN ORANG TUA, DAN KETERPAPARAN MEDIA MASSA DENGAN PERNIKAHAN DINI DI KECAMATAN SELO KABUPATEN BOYOLALI’, Nuevos sistemas de comunicación e información, pp. 2013–2015.
Sri Madinah, M. Zen Rahfiludin, S. A. N. (2017) ‘Pengaruh Pendidikan Kesehatan Reproduksi Thd Tingkat Pengetahuan Tentang Pendewasaan Usia Perkawinan’, Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal), 5(1), pp. 332–340.
Stang (2011) ‘Faktor Yang Berhubungan Dengan Pernikahan Dini’, 7(1).
Syafangah, U. dan I. (2017) ‘Hubungan Tingkat Pendidikan dan Pekerjaan dengan Pernikahan Dini pada remaja Putri di Kecamatan Gamping Kabupaten Sleman 2016’, Naskah publikasi, pp. 1–15. Available at: http://digilib.unisayogya.ac.id/2593/1/NASKAH PUBLIKASI UMI SYAFANGAH %281610104475%29.pdf.
Wulanuari, K. A., Anggraini, A. N. and Suparman, S. (2017) ‘Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pernikahan Dini pada Wanita’, Jurnal Ners dan Kebidanan Indonesia, 5(1), p. 68. doi: 10.21927/jnki.2017.5(1).68-75.
Yunita, A. (2014) ‘Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian pernikahan usia muda pada remaja putri di desa pagerejo kabupaten wonosobo’, pp. 1–2.










