HUBUNGAN BUDAYA, KETERJANGKAUAN SARANA DAN PRASARANA SERTA PERSEPSI IBU TERHADAP PERILAKU PEMILIHAN PERTOLONGAN PERSALINAN DI KECAMATAN WARUNG GUNUNG KABUPATEN LEBAK-BANTEN

Authors

  • Fitriatus Andia AKBID La Tansa Mashiro, Rangkasbitung

DOI:

https://doi.org/10.55171/obs.v7i1.467

Abstract

Pertolongan persalinan oleh paraji atau dukun beranak (non medis) akan menimbulkan berbagai masalah yang merupakan penyebab utama tingginya angka kematian dan kesakitan ibu dan perinatal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan budaya, keterjangkauan sarana dan  prasarana serta persepsi ibu terhadap perilaku pemilihan pertolongan persalinan di desa Banjarsari Rt 025/004Tahun 2016. Sampel dalam penelitian berjumlah 42 ibu yang sudah pernah melahirkan pada bulan Januari-Mei 2016. Teknik pengambilan sampel menggunakan  accidental sampling dengan menggunakan metode cross sectional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang bermakna budaya atau adat istiadat terhadap perilaku pemilihan pertolongan persalinan dengan nilai p value 0,041 dan Odds Rasio (OR) = 4,6. Ada hubungan yang bermakna antara Keterjangkauan sarana dan prasarana terhadap perilaku pemilihan pertolongan persalinan dengan Pvalue sebesar 0,41 dan Odds Rasio (OR) = 4,6. Ada hubungan yang bermakna antara persepsi ibu terhadap perilaku pemilihan pertolongan persalinan dengan Pvalue sebesar 0,00 dan Odds Rasio (OR) = 39,37. Perlu dilakukannya penyuluhan kepada masyarakat mengenai persalinan yang aman, resiko persalinan pada dukun bayi serta pentingnya pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan seperti bidan.

References

Survey Demografi kesehatan indonesia; 2012.

Laporan kematian maternal dan neonatal PWS KIA Puskesmas baros; 2015.

Kementrian kesehatan republik indonesia; 2013.

Yulifah R dan Yuswanto ATJ. Asuhan kebidanan komunitas. Jakarta: Salemba medika; 2012.

Notoatmodjo S. Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta; 2013.

Pedoman kemitraan bidan dengan dukun bayi. Depkes RI; 2008.

Bidan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. Riset Kesehatan Dasar. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia; 2013.

Maternity D, Dewi R dan Yantina Y. Asuhan kebidanan persalinan. Pamulang-Tanggerang selatan: Binapura aksa pubusher; 2016.

Profil Puskesmas Baros; 2015.

Notoatmodjo S. Metodologi penelitian kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta; 2010.

Suharsimi A. Prosedur penelitian, Jakarta: Rineka Cipta; 2010.

Sugiono. Metodologi penelitian statistik. Jakarta : Rineka Cipta; 2011.

Azwar A. Puskesmas dan usaha kesehatan pokok. Jakarta: Grafiti Medika Pers; 2000.

Maryunani A. Perilaku hidup bersih dan sehat. Jakarta: TIM; 2013.

Bakharudin. Dasar-dasar ilmu geografi. Padang: UNP Press; 2008.

Yuliati. Pelaksanaan pelayanan kesehatan Bagi Masyarakat Miskin yang Tidak memiliki kartu peserta program JPKMM di RSU Mutilam Kabupaten magelang. Yogyakarta: UMY; 2010.

Herabudin. Pengantar sosiologi. Bandung: Pustaka setia; 2015.

Setiadi EM. Ilmu sosial budaya dasar. Jakarta: Prenada Media Group; 2010.

Slameto. Belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhinya , Jakarta: Rineka Cipta; 2010.

Khodijah N. Psikologi pendidikan. Jakarta: Rajawali Pers; 2014.

Published

2019-06-16

Issue

Section

Artikel