UJI DIAGNOSTIKRIEFAMETER SEBAGAI ALAT PENGUKUR KADAR HEMOGLOBIN NONINVASIF PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS IBRAHIM ADJIE TAHUN 2019

Authors

  • Rif'atul Mahmudah AKBID La Tansa Mashiro, Rangkasbitung

DOI:

https://doi.org/10.55171/obs.v7i1.404

Abstract

Riefameter adalah alat ukur Hb noninvasif dengan menggunakan sistem oksimeter. Riefameter adalah solusi yang lebih aman karena dapat mengurangi penyebab infeksi, mudah digunakan dan tidak memerlukan keahlian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sensitivitas, spesifisitas, dan akurasi riefameter sebagai alat pengukuran hemoglobin noninvasif. Metode penelitian yang digunakan adalah analitik observasional. Subjek penelitian adalah ibu hamil yang diperiksa di Puskesmas Ibrahim Adjie Bandung pada Mei-Juni 2019 sebanyak 114 orang. Penelitian ini menggunakan “post test only control group design”. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sensitivitas, spesifisitas, dan akurasi riefameter sebagai pengukuran hemoglobin noninvasif adalah 85,9%; 90,2%; dan 88,6%. Kesimpulannya, Riefameter memiliki nilai sensitivitas, spesifisitas, dan akurasi yang baik, karena melebihi nilai yang diharapkan yaitu 85%. Sehingga pengukuran hemoglobin menggunakan riefameter dapat digunakan sebagai alternatif pengukuran hemoglobin noninvasif.

References

Andriani KD, Risnawati I, Nor A. Perbedaan rata- rata hasil pengukuran kadar hemoglobin dengan menggunakan alat ukuran hemoglobin sahli dan elektrik. STIKES Muhammadiyah Kudus. J Dinam Keb. 2015;5(1):1–11.

Faatih M, Sariadji K, Susanti I, Putri R, Dany F, Nikmah U. Penggunaan alat pengukuran hemoglobin di puskesmas, polindes, dan pustu. J Pent Peng Pely Kes. 2017 Agustus;1(1):32–9.

Feitosa A, Sampaio L, Batista A, Pinhero C. Prequency of fear of needles and impact of a multidisciplinary educational approach towards pregnant women with diabetes. Revis Brasil Ginecol Obstet. 2013 Maret;35(3):10‒7.

Notoatmodjo S. Metodologi penelitian kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta; 2015.

Sopiudin DM. Penelitian diagnostik: dasar- dasar teoritis dan aplikasi dengan program SPSS dan Stata. Jakarta: Salemba Medika; 2009.

Kusmantoro ZN, Danardono. Akurasi uji diagnostic menggunakan luasan bawah kurva ROC smoothed empirical. ETD UGM. 2017;1(1):1‒8.

Maskoen TT, Purnama DJ. Area under kurve (AUC) dan akurasi Cyatatin C pasien politrauma. Maj Ked Band. 2018;50(4):259‒64.

Hidayat R, Primasari I. Metode penelitian psikodiagnostika. Bulet Psikol. 2011;19(2):81‒92.

Alfiana RD, Zakaria H, Shahib MN, Susanto Herman. Akurasi pengukuran kadar hemoglobin menggunakan alat oksihemoglobinometer noninvasif pada ibu hamil di puskesmas Kabupaten Bantul. J Ners Keb Indo. 2018;6(1):60‒65.

Fridayanti N, Muldarisnur. Rancang bangunalat ukur kadar gula darah pada urin dengan metode evanescent. POSITRON. 2018;8(2):1‒6.

Harrison. Buku saku Harrison: hematologi dan onkologi. Surabaya: Karisma; 2013.

Doshi P. Optical sensor system for hemoglobin measurement. Int J Comput Engine Res. 2013;03(7):41–5.

Guruh H. Rancang bangun oksimeter digital bebasic mikrokontoler ATMega 16. J Med Electro. 2018;07(03):1–1.

Sofie M. Autoanalyzer (chemistry analyzer). Blog Kesehatan (serial online) 2014 September 2 (diunduh 8 April 2018). Tersedia dari: https://mohamadsofie.blogspot.com/2014/09/autoanalyzer-chemistry-analyzer.html.

Andrianto H. Pemrograman mikrokontroler AVR ATMega 16 menggunakan bahasa C (Code Vision AVR). Informatika: Bandung; 2013.

Hadar E, Ruban O, Bouganim T, Gevish KT, Hod M. Precision and accuracy of noninvasif hemoglobin measurement during pregnancy. J Matern Fet Neonat Med. 2012;25(12):1–11.

Rahayu ET, Ratnaningsih T, Mulyono B. Peran reticulocyte hemoglobin equivalent (Ret-He) untuk skrining defisiensi besi pada anak usia 6 bulan sampai 5 tahun. Sysmex. 2014;1-2.

Published

2019-06-27

Issue

Section

Artikel