Hubungan Status Gizi dengan Kejadian Diare
DOI:
https://doi.org/10.55171/obs.v6i2.373Abstract
Menurut data World Health Organization (WHO) pada tahun 2013 di Indonesia, diare adalah pembunuh balita nomor dua setelah ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut) dan setiap 100.000 balita meninggal karena diare. Faktor penyebab diare pada balita salah satunya yaitu status gizi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kejadian diare dengan status gizi pada balita di Puskesmas Rangkasbitung Kabupaten Lebak. Jenis penelitian analitik dengan rancangan case control dengan pendekatan retrospektif. Populasi penelitian adalah seluruh balita yang melakukan kunjungan ke Puskesmas Rangkasbitung sebanyak 1.254 balita dan sampel sebanyak 38 responden dengan menggunakan teknik systematic random sampling. Cara ukur menggunakan lembar checklist yang dianalisa secara univariat dan bivariat dengan analisa chi square. Hasil pengolahan data proporsi kejadian diare pada balita sebesar 19 responden dengan gizi buruk dan kurang sebanyak 18 responden. Hasil uji statistik ada hubungan antara status gizi dengan kejadian diare pada balita dengan p value: 0,04 dan OR 5.93 berarti balita yang mengalami gizi buruk dan kurang berpeluang hampir 6 kali lebih beresiko untuk terjadinya diare dibandingkan dengan balita dengan gizi baik.. Kesimpulan penelitian bahwa terdapat hubungan antara kejadian diare dengan status gizi pada balita. Perlu upaya meningkatkan penyuluhan mengenai dampak dari penyakit diare. Kegiatan proaktif tenaga kesehatan untuk melakukan penelusuran status gizi pada balita yang tidak dibawa ke Puskesmas atau Posyandu.References
Dinkes Lebak. 2018. Data Diare dan Gizi Buruk. www.dinkes.lebakkab.go_.id-media-doc-post-profil-dinas-kesehatan
Dinkes Lebak. 2014. Profil Kesehatan Tahun 2013. www.dinkes.lebakkab.go_.id-media-doc-post-profil-dinas-kesehatan
Fahrunnisa. 2017. ”Pendidikan Kesehatan Dengan Media Kalender “Pintare” (Pintar Atasi Diare)” Jurnal of Health Education (2017). Universitas Negeri Semarang, Semarang.
Handono. dkk. 2016 “Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Diare di Desa Solor Kecamatan Cerme Bandowoso” Nurseline Journal. ISSN 2540-7937. STIKES Nurul Jadid Paito Probolinggo.
Kemenkes RI. 2016. Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2015. ISBN 978-602-416-065-4 Website: http://www.kemkes.go.id
Kemenkes RI. 2011. Situasi Diare di Indonesia. ISSN 2088-270X. http://www.depkes.go.id/download.php?file=download/pusdatin/buletin/buletin-diare.pdf
Setiawan. I , Luh Seri Ani. 2017. “Kejadian Diare Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas TembukuI kabupaten Bangli Tahun 2016”. E-Jurnal Medika ISSN:2303-1395, Fakultas Kedokteran Universitas Http://Ojs.Unud.Ac.Id/Index.Php/Eum.
Sholikah , A.dkk. 2017.”Faktor-faktor yang berhubungan dengan Status Gizi Balita di Pedesaan dan Perkotaan”. Public Health Perspective Journal 2 (1) (2017) 9 – 18 http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/phpj
Sumantri, A. 2011. Metodologi Penelitian Kesehatan, Jakarta : Kencana prenada media group.










