Hubungan Pengetahuan Tentang Kesehatan Reproduksi Dengan Perilaku Seksual Pranikah Pada Remaja Di SMK PGRI Rangkasbitung
DOI:
https://doi.org/10.55171/obs.v6i1.355Abstract
Masalah kesehatan reproduksi masih dianggap tabu untuk dibahas, terutama di kawasan Asia Tenggara termasuk Indonesia. Sehingga anak- anak yang memasuki usia remaja tidak mempunyai bekal pendidikan dan pengetahuan tentang kesehatan reproduksi yang berakibat pada perilaku seksual yang tidak sesuai dengan aturan dan norma yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan kesehatan reproduksi dengan perilaku seksual pranikah. Metode penelitian menggunakan desain cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh kelas XI SMK PGRI Rangkasbitung yaitu 353 orang. Sampel penelitian ini adalah 78 orang yang ditentukan menggunakan program epiinfo.exe 7, data yang digunakan adalah data primer dengan cara membagikan angket. Analisis data menggunakan program statistik R. Hasil analisis bivariat terdapat hubungan antara pengetahuan kesehatan reproduksi dengan perilaku seksual pranikah pada remaja (p-value:0,000 dan OR:10.124). Diharapkan bagi sekolah memberikan pendidikan tentang kesehatan reproduksi untuk meminimalisir kejadian perilaku seksual pranikah pada remaja.References
Kumalasari, Iwan. 2012. Kesehatan Reproduksi Untuk Mahasiswa Kebidanan dan Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika
Kusmiran, E. 2014. Kesehatan Reproduksi Remaja dan Wanita. Jakarta: Salemba Medika
Poltekkes Depkes Jakarta. 2010. Kesehatan Remaja: Problem dan Solusinya. Jakarta: 2010
Suryati, Anna. 2011. Kesehatan Reproduksi Buat Mahasiswa Kebidanan.Yogjakarta: Nuha Medika
SKRRI (Survei Kesehatan Reproduksi Remaja Indonesia) tahun 2012
Widyastuti,Yani dkk.2009.Kesehatan Reproduksi.Yogyakarta:Fitramaya.
BKKBN.2016.http://www.bkkbn.go.id/detailpost/bkkbn-tahun-2035-remaja-perempuan-indonesia-capai-angka-22-juta.
Kementerian Kesehatan RI. 2015. InfoDatin Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI Situasi Kesehatan Reproduksi Remaja.










