Hubungan Pengetahuan, Pendidikan dan Dukungan Keluarga dengan Penggunaan Alat Kontrasepsi Implant

Authors

  • Erlyna Evasari Akademi Kebidanan La Tansa Mashiro
  • Fitria Ayu Sahara Akademi Kebidanan La Tansa Mashiro

DOI:

https://doi.org/10.55171/obs.v5i1.201

Abstract

The study aims to identify the relationship among knowledge, education, and family support with the usage of contraceptive implant at Sindang Sari Village under the authority of Puskesmas Baros in 2016. The study is conducted using analytical survey and incorporates cross sectional design. The population of the study consists of 466 active contraceptive users. The sample of the study is 86 active contraceptive users. The result of the study indicates that there is a relationship among knowledge (p=0.028), education (p=0.000), and family support (p=0.001) with the usage of contraceptive implant. It is expected that the healthcare professionals to be able to give counselling on contraceptive, particularly implant, to women by using the help of media, such as poster, leaflet or even decision making tools (ABPK) to choose a suitable contraceptive, provide good service, and involve the family of the women, particularly the husbands, in giving the counselling on the types of contraceptive so that they can gain family support to choose the most suitable contraceptive for them.

References

Affandi. Biran. 2012. Buku Panduan Praktis Pelayanan Kontrasepsi. Jakarta: PT Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.

Ariani, Ayu Putri. 2014. Aplikasi Metodologi Penelitian Kebidanan dan Kesehatan Reproduksi. Yogyakarta: Nuha Medika.

Arikunto,Suharsimi. 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: PT. Rineka Cipto.

Assalis, Hassanudin. 2015. Hubungan Sosial Budaya Dengan Pemilihan Metode Kontrasepsi.https://www.google.co.id/?gws_rd=cr&ei=OyftV43dJsSAvgT5loiQDA#q=jurnal+hubungan+antara+Sosial+budaya+dan+ekonomi+dalam+menggunakan+alat+kontrasepsi+implant. Diakses pada tanggal 20 September 2016 pukul 19.00 WIB

BKKBN. 2013. Laporan pencapaian presentase KB Indonesia. Lebak: BKKBN

BKKBN. 2014. Laporan pencapaian presentase KB Indonesia. http://www.hidayatullah.com/berita/nasional/read/2015/11/20/83632/jumlah-pencapaian-KB-indonesia.html pada hari Minggu tanggal 21 Agustus 2016 pukul 20.00 WIB.

BKKBN. 2015. Jumlah penduduk Indonesia. http://www.hidayatullah.com/berita/nasional/read/2015/11/20/83632/jumlah-pendududari-perempuan.html). pada hari Minggu tanggal 21 Agustus 2016 pukul 20.00 WIB.

BKKBN . 2016. Laporan pencapaian presentase KB Indonesia. Lebak: BKKBN

Erfandi. 2008. Faktor yang mempengaruhi Implant. http: //worldhealth blogspot.co.id/2012faktor-faktor-yang-mempengaruhi_7468.html.Diakses tanggal 23 september 2016 Pukul 10.00 WIB.

Hartanto. Hanafi. 2007. Keluarga Berencana Dan Kontrasepsi. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.

Hidayat, aziz, 2012. Metode Penelitian kebidanan dan teknik analisis data. Jakarta: Salemba Medika.

Indarti, Yunik. 2013. Hubungan antara pengetahuan dengan penggunaan kb implant. https://www.google.co.id/search?hl=id&source=hp&biw=&bih=&q=jurnal+hubungan+antara+pengetahuan+dengan+penggunaan+kb+implant&gbv=2&oq=jurnal+hubungan+antara+pengetahuan+dengan+penggunaan+kb+implant&gs_l=heirloomhp.3. diakses pada tanggal 16 September 2016 pukul 14.00 WIB.

Irianto. Koes. 2014. Pelayanan Keluarga Berencana Dua anak Cukup. Alpabeta Bandung.

Kurniawati. Titik. 2014. Buku Ajar Kependudukan dan Pelayanan KB. Jakarta: EGC.

Nina dan Mega. 2013. Keluarga Berencana dan Alat Kontrasepsi. Yogyakarta.

Noor, Juliansyah. 2014. Metodologi Penelitian. Jakarta: Prenada Media Group.

Notoatmodjo, Soekidjo. 2010. Metode Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Novayanti, Murdaningsih. 2014. Gambaran Faktor - Faktor Penyebab Rendahnya Minat Akseptor Kontrasepsi Implant Di Desa Wawesa Kecamatan Batalaiworu Kabupaten Muna. http://www.slideshare.net/WarnetRaha/gambaran-faktor-faktor-penyebab-rendahnya-minat-akseptor-kontrasepsi-implant-di-desa-wawesa-kecamatan-batalaiworu-kabupaten-muna diakses tanggal 10 Oktober 2016.

Prawirohardjo. Sarwono. 2012. Ilmu Kandungan. Jakarta: PT Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.

Puskesmas Baros. 2016. Rekapitulasi KB di Desa Sindang Sari.

Riskesdas. 2013. Alat Kontrasepsi. http://www.eprint.undif.ac.id/32974/1. Diakses tanggal 21 agustus 2016 pukul 21.00.

Riyanto, Agus. 2013. Statistik Inferensial Untuk Analisa Data Kesehatan. Yogyakarta: Nuha Media.

Rofik, Allan Ainur. 2011. Metode Penelitian. http://lanzrf.blogspot.co.id/2011/01/bab-4.html. Diunggah tanggal 30 Januari 2011. Diakses tanggal 08 Febuari 2017 pukul 21.17 WIB.

SDKI. 2007. Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia 2007 (SDKI07). https://www.bps.go.id/KegiatanLain/view/id/6 Diakses tanggal 10 Oktober 2016

Saepudin, Malik. 2011. Metodologi Penelitian Kesehatan Masyarakat. Jakarta: Trans InfoMedia.

Saifuddin. Abdul Bari. 2006. Buku Panduan Praktis Pelayanan Kontrasepsi. Jakarta: PT Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.

Saryono. 2013. Metodologi Penelitian. Yogyakarta.

Siagian, Sondang P. 2014. Sumber Daya Manusia Manajemen. Jakarta: Bumi Aksara.

Sibagariang, Eva Ellya. 2010. Metodologi Penelitian. Jakarta: TIM.

Sugiyono. 2009. Metodologi Peneltian Kuantitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta

Sulistyawati, Ari. 2012. Pelayanan Keluarga Berencana. Jakarta: Salemba Medika.

Suparyanto.2012. Konsep Pengetahuan. http://dr-suparyanto.blogspot.co.id/2012/02/konsep-pengetahuan.html. Diakses pada tanggal 10 oktober 2016.

Suprida.2013.Hubungan antara pendidikan dan umur ibu dengang penggunaan kb implant. http://dokumen.tips/documents/hubungan-antara-pendidikan-dan-umur-ibu.html diakses pada tanggal 16 September 2016 pukul 15.00 WIB.

Wawan, A dkk. 2011. Teori Pengukuran Pengetahuan, Sikap, Dan Prilaku Manusia. Yogyakarta: Nuha Medika.

Zainiyah,Hamiatus. 2011. Gambaran Dukungan Keluarga Dan Sosial Ekonomi Dalam Penggunaan Alat Kontrasepsi Implant. http://jurnal-nursingupdate-nhm.page4.me/58.html . Diakses pada tanggal 17 September 2016 pukul 11.00 WIB.

Published

2018-09-26

Issue

Section

Artikel