FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN PERSALINAN PREMATUR DI RSUD dr. ADJIDARMO RANGKASBITUNG TAHUN 2013

Authors

  • mutmainah mutmainah
  • rita rositawati

DOI:

https://doi.org/10.55171/obs.v3i2.175

Abstract

Tujuan  dari  penelitian  ini  adalah  untuk  mengetahui  faktor-faktor yang  berhubungan dengan kejadian persalinan premature di RSUD dr. Adjidarmo Rangkasbitung tahun 2013. Desain yang digunakan adalah tipe kasus kontrol. Populasi dalam penelitian adalah seluruh ibu bersalin yang tercatat dalam buku register sebanyak  1783. Dari hasil uji chi square diperoleh  hasil terdapat hubungan yang bermakna  antara umur dengan kejadian  persalinan premature (P value=0,016), terdapat hubungan yang bermakna ntara paritas dengan kejadian persalinan premature (P value=0,011), terdapat hubungan yang bermakna antara pekerjaan dengan persalinan premature (P value = 0,007), dan  terdapat hubungan yang bermakna antara KPD dengan kejadian persalinan premature (P value=0,004). Dari hasil penelitian tersebut, pentingnya peran tenaga kesehatan diharapkan agar lebih sigap dan tanggap dalam mendeteksi masalah yang dapat menjadi pemicu  penyulit ibu bersalin seperti persalinan premature dan lain-lain.Kata kunci :umur, paritas, pekerjaan, KPD, persalinan premature.

References

Adriati. 2008 Penyebab Prematur. http://download.portal garuda.org/article.

Agustina, F. 2006. Aplikasi Uji Chi Kuadrat Mantel Haenszel dan Uji Regresi Logistik Ganda untuk Penilaian Peranan Variabel Perancu pada Hubungan antara Paritas dengan Partus Prematur. FKM UNAIR Surabaya. Skripsi.

Andalas.2014. jurnal kesehatan ibu dan bayi. http://jurnal.fk.unand.ac.id

Jurnal Kesehatan Andalas. (di akses pada tanggal 20 NOVEMBER

Anonym, 2010. kesehatan ibu dan anak, jakarta : trans info media BKKBN, 2012. Kamus Istilah Kependudukan KB dan Keluarga Sejahtera : Jakarta.

Badan pusat statistik, 2005. Indonesia demoghrapic and health survey, jakarta.

Chapter, varney, hellen. 2006. Buku ajar asuhan kebidanan, edisi 4 jakarta : EGC

Danim, Sudarwan. 2012. Metodologi Penelitian Kebidanan. Jakarta : EGC Departemen Kesehatan RI (2010) Jumlah AKI Dan AKB, Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Partus Premature, Pdf. KTI Skripsi No. 169. Tahun 2013. (Diakses Pada Tanggal 7 Mei 2014)

Dinas Kesehatan Provinsi Banten, 2010. Profil kesehatan provinsi banten Emon, 2007. Faktor-Faktor Resiko Kesehatan, jakarta : Trans From Media Fadlun,

Achmad F. 2011. Asuhan Kebidanan Patologis, Jakarta: Salemba Medika

Feryanto, achmad. 2011. Asuhan Kebidanan Patologis, jakarta : salemba medika

Hastono, 2001. Alat Ukur Penelitian. Yogyakarta : Fitramaya

Holmes, 2011. Faktor-Faktor Persalinan-prematur.html [diakses pada tanggal 24 oktober 2014]

Ilmu kritis, 2012. Mobilitas Penduduk. Jakarta: Trans Info Media Juliani, dkk, (2010). Metodologi Penelitian. Jakarta: Trans Info Media

Karikaturijo, 2010. Kesehatan ibu dan anak, jakarta. EGC

Kompasiana PT. Kompas Cyber Media, (2013). Jumlah AKI Dan AKB Banten, Http://M.Kompasiana.Com/Post/Read/387184/2/Meningkatnya- Derajat-Kesehatan-Masyarakat-Banten.Html (Diakses Pada Tanggal 6 Mei 2014)

Krisnadi. 2009. Prematuritas. Bandung:Refika Aditama

Lestariningsih, 2008. Pengaruh Umur Terhadap Kehamilan, jakarta : EGC

Lisnawati, Lilis. 2013. Asuhan Kebidanan Terkini Kegawatdaruratan Maternal dan Neonatal. Jakarta : Trans Info Media

Machfoedz, Ircham. 2008. Alat Ukur Penelitian. Yogyakarta : Fitramaya.

Manuaba, 1998. Pengantar Kuliah Obstetri. Jakarta : EGC

Manuaba, 2010. Pengantar Kuliah Obstetri. Jakarta : EGC Manuaba, 2012. Pengantar kuliah obstetri. Jakarta : EGC

Marni, dkk, (2011). Morbiditas Dan Mortalitas. Jakarta: Trans Media

Mochtar, Rustam. 1998. Sinopsis Obstetric. Jakarta : Buku Kedokteran

Notoatmodjo, Soekidjo. 2010. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta.

Notoatmodjo, Soekidjo. 2012. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta.

Nugroho, Taufan. 2010. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta.

Nurdiana, 2008. Kesehatan Maternal Dan Perintal. Jakarta : trans info media.

Olisannya dan ofovwe, 2009. Hubungan Antara Ketuban Pecah Dini Dengan Kejadian Persalinan Prematur di http://jurnal.unimus.ac.id (diakses pada tanggal 15 oktober 2014)

Pilliteri. 2003. Buku Saku Asuhan Ibu Dan Anak, jakarta: EGC

Prawirohardjo, Sarwono. 2010. Ilmu Kebidanan. Jakarta : Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.

Prawirohardjo, Sarwono. 2011. Ilmu Kebidanan. Jakarta : Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.

Prawirohardjo, Sarwono. 2012. Ilmu Kebidanan. Jakarta : Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.

Riyanti imron, 2011. Hubungan Antara Pekerjaan Dengan Kejadian Persalinan Prematur di http://jurnal.unimus.ac.id (diakses pada tanggal 19 oktober 2014)

Sagita. 2009. Hubungan Ketuban Pecah Dini Dengan Prematur.http://bidanpanca.blogspot.com, hubungan-ketuban- pecah-dini-dengan.html diakses pada tanggal 10/14/2014.

Saifuddin, Abdul Bari. 2012. Ilmu Kebidanan. Jakarta : Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.

Sastroasmoro, Sudigo. 2012. Dasar-Dasar Metodologi Penelitian Klinis. Jakarta : SAGUNG SETO.

SDKI, (2012). Survei Demografi Kesehatan Indonesia. (Diakses Pada Tanggal 05 Mei 2014)

Sudigo, 2006. Dasar-Dasar Metodologi Penelitian Klinis. Jakart : SAGUNG SETO

Sudigo,2006. Dasar-Dasar Metodologi Penelitian Klinis. Jakarta : SAGUNG SETO

Sulistyaningsih. 2012. Metodologi Penelitian Kebidanan.Yogyakarta :Graha Ilmu.

Suparyanto, 2010. Macam-Macam pengertian paritas. http://jurnal.fk.unand.ac.id 316 Jurnal Kesehatan. (di akses pada tanggal 28 oktober 2014)

Widoyoko, 2011. Persalinan Patologi. Jakarta : SAGUNG SETO Wiknjosastro, (2006). Asuhan Persalinan Normal. Jakarta: JNPK-KR Yeyeh, Ai dan

Yulianti. 2010. Asuhan Kebidanan Patologi. Jakarta : Trans Info Media

Published

2015-12-08

Issue

Section

Artikel