Hubungan Umur, Paritas dan Status Gizi Ibu dengan Kejadian BBLR

Authors

  • Erlyna Evasari

DOI:

https://doi.org/10.55171/obs.v4i2.168

Abstract

Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian case control study dengan mengunakan pendekatan retrospektif. Populasi dalam penelitian ini  yaitu  semua  bayi  yang  dilahirkan  berjumlah  632  bayi,  yang  akan diambil dengan perbandingan 1 : 1 populasi. Sampel kasus berjumlah 52 bayi dan sampel kontrol  berjumlah 52 bayi, yang diambil secara simple random sampling. Jadi keseluruhan sampel yang diambil adalah 104 bayi. Hasil penelitian menunjukan bahwa distribusi frekuensi kejadian BBLR sebanyak (50%), umur < 20 dan > 35 (38,5%), paritas 1 dan > 3 (62,5%), status gizi  kurang (29,8%). Dari hasil uji chi square diperoleh hasil terdapat hubungan yang bermakna antara umur ibu dengan kejadian BBLR  (P  Value  =  0,002),  terdapat  hubungan  yang  bermakna  antara paritas ibu dengan kejadian BBLR (P  Value  = 0,000) dan terdapat hubungan yang bermakna antara status gizi ibu dengan kejadian BBLR (P Value = 0,000).

References

Agria, Sari, Dkk. 2012. Gizi Reproduksi. Yogyakarta : Fitramaya.

Almatsier. 2002. Prinsip dasar ilmu gizi. Jakarta:Gramedia Pustaka Utama.

Alya, Dian. 2014. Faktor-Faktor yang Berhubungan Dengan Bayi Berat Lahir

Rendah (BBLR) di Rumah Sakit Ibu Dan Anak Banda Aceh Tahun 2013. Diakses Tanggal 29 Agustus 2015, Pukul 10:29 WIB.

Amalia, Lia. Faktor Resiko Kejadian BBLR di RSU MM Dunda Limboto Kabupaten Gorontalo. Diakses Tanggal 29 Agustus Tahun 2015, Pukul 16:00 WIB.

Arini. 2012. Pengetahuan Ibu dalam Merawat Bayi. Jakarta : Erlangga.

Arinnita, Ika. Hubungan Pendidikan dan Paritas Ibu dengan Kejadian BBLR di Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Mohammad Hoesin Palembang Tahun 2011.http://bidan-aktif.blogspot.co.id/2013/04/hubungan-pendidikan-dan-paritas-ibu.html. Diunggah Selasa 18 April 2013. Diakses 25 September 2015, Pukul 22:02 WIB.

Arisman. 2004. Gizi dalam Daur Kehidupan. Jakarta:EGC. Data Ruang Bersalin Puskesmas Cipanas Tahun 2014

Data Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak Tahun 2014.

Dinas Kesehatan Provinsi Banten. Profil Kesehatan Provinsi Banten Tahun 2012. Diakses Tanggal 19 Agustus Tahun 2015, Pukul 11:03 WIB.

Dini kasdu. 2008. Info Lengkap Kehamilan dan Persalinan. Jakarta : Publisher

Dinas Kesehatan Provinsi Banten. Profil Kesehatan Provinsi Banten Tahun 2013. Diakses Tanggal 19 Agustus Tahun 2015, Pukul 11:19 WIB.

Hanifah, Lilik. Hubungan Antara Status Gizi Ibu Hamil dengan Berat Badan Bayi Lahir (Studi Kasus di RB Pokasi). Diakses Tanggal 16 September 2015, Pukul 19:37 WIB.

Hidayat. 2012 Metode Penelitian Kebidanan Teknik Analisis Data. Jakarta:Salemba Medika.

Karima, Achadi. Status Gizi Ibu dan Berat Badan Lahir Bayi. Diakses Tanggal 13 September, Pukul 15:23 WIB.

Kementrian Kesehatan Indonesia. Profil Kesehatan Indonesia 2013. Diakses Tanggal 18 Agustus Tahun 2015, Pukul 20:09 WIB.

Manuaba, Ida Bagus Gde dkk. 2012. Pengantar Kuliah Obstetri. Jakarta: EGC.

Manuaba, Ida Ayu Candradinata dkk. 2013. Gawat Darurat Obstetri Ginekologi dan Obstetri Ginekologi Sosial untuk Profesi Bidan. Jakarta: EGC.

Muryani. 2013. Asuhan Bayi Dengan Berat Badan Lahir Rendah. Jakarta: Trans Info Media.

Notoatmojo. 2010. Metode Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Nursalam. 2008. Pengetahuan dan Sikap Merawat Bayi. Jakarta :

Salemba medika

Pamungkas, Argadireja, Sakinah. Hubungan Umur Ibu Dan Paritas Dengan Kejadian BBLR di Wilayah Kerja Puskesmas Plered, Kecamatan Plered Kabupaten Purwakarta Tahun 2014. Diakses Tanggal 14 September Tahun 2015, Pukul 19:58 WIB.

Pantiawati. 2010. Bayi dengan BBLR. Yogyakarta:Nuha Medika.

Pramono, Muzakkiroh. Pola Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah Dan Faktor Yang Mempengaruhinya di Indonesia Tahun 2010. Diakses Tanggal 20 Agustus Tahun 2015, Pukul 13:47 WIB.

Prawirohardjo. 2009. Ilmu kebidanan. Jakarta : Yayasan Bina Pustaka.

Primadona. Hubungan Antara Usia Ibu Hamil Dengan Kejadian Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR) di RB Amanda Lembang Bandung. Diakses Tanggal 15 September 2015, Pukul 14:22 WIB.

Puspitasari, Anasari, Fajarsari. Hubungan Antara Kenaikan Berat Badan Selama Kehamilan dengan Berat Bayi Baru Lahir di Wilayah Kerja Puskesmas Rawalo Kabupaten Banyumas Tahun 2009-2010. Diakses Tanggal 30 Agustus, Pukul 12:09 WIB.

Saefudin, Malik. 2011. Metode Penelitian Kesehatan Masyarakat. Jakarta : Trans Info Media.

Sastroasmoro.2008. Dasar-Dasar Metodologi Penelitian Klinis. Jakarta : Sagung Seto.

Sibagariang.2010.Gizi Dalam Kesehatan Reproduksi. Jakarta: Trans Info Media.

Sigalingging, Ganda. Pengaruh Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Gizi pada Ibu Hamil di Klinik Bersalin SAM Medan. Diakses Tanggal 16 September 2015, Pukul 14:00 WIB.

Sugiyono.2009. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif Dan R&D. Bandung : Alfabeta.

Surasmi, Handayani, Kusuma. 2003. Perawatan Bayi Resiko Tinggi. Jakarta : Penerbit Buku Kedokteran.

Survey Demografi Dan Kesehatan Indonesia 2012. Diakses Tanggal 19 Agustus 2015, Pukul 09:34 WIB.

Varney. 2007. Buku Ajar Asuhan Kebidanan Volume I. Jakarta:EGC. Wiknjosastro. 2008. Ilmu kandungan. Jakarta : Yayasan Bina Pustaka.

Published

2016-12-07

Issue

Section

Artikel