Hubungan Pengetahuan Dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Box Dengan Kenaikan Berat Badan Pada Balita Gizi Kurang Di Kecamatan Leuwidamar

Authors

  • Daini Zulmi universitas la tansa mashiro
  • Hana Maria Sudrajat Fakultas Kesehatan, Universitas La Tansa Mashiro
  • Anis Ervina Fakultas Kesehatan, Universitas La Tansa Mashiro

Abstract

Masalah gizi kurang pada balita masih menjadi tantangan kesehatan di Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara pengetahuan ibu dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis pangan lokal dengan kenaikan berat badan balita gizi kurang. Desain penelitian menggunakan analitik dengan pendekatan cross sectional Sampel penelitian adalah 42 balita gizi kurang yang menerima PMT selama 4–8 minggu. Data dikumpulkan melalui kuesioner, buku register posyandu dan dianalisis dengan uji chi kuadrat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu dengan kenaikan berat badan  nilai (p = 0,02) dan pemberian PMT dengan kenaikan berat badan (p = 0,06). Kesimpulannya, pemberian makanan tambahan berbasis pangan lokal dengan sumber protein hewani ganda serta edukasi gizi efektif meningkatkan status gizi balita. Disarankan program PMT berbasis pangan lokal terus dikembangkan oleh tenaga kesehatan dan kader posyandu sebagai upaya perbaikan gizi balita.

Downloads

Published

2025-12-08

Issue

Section

Artikel