CYBERSECURITY RISKS IN FINANCIAL APPLICATIONS: IMPLICATIONS FOR INTERNAL CONTROL AND ASSURANCE
DOI:
https://doi.org/10.55171/jsab.v14i1.1571Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak risiko keamanan siber terhadap efektivitas fungsi pengendalian internal dan assurance dalam aplikasi keuangan. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, data dikumpulkan dari 87 responden yang merupakan pengguna aktif aplikasi keuangan melalui kuesioner terstruktur. Analisis regresi digunakan untuk menguji hubungan antara variabel independen (risiko keamanan siber) dan variabel dependen (pengendalian internal dan assurance).Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa risiko keamanan siber berpengaruh positif signifikan terhadap efektivitas pengendalian internal dan assurance (t = 7,84, p < 0,001). Koefisien determinasi (R² = 0,62) mengindikasikan bahwa 62% variasi efektivitas pengendalian internal dan assurance dapat dijelaskan oleh risiko keamanan siber.Temuan ini menegaskan pentingnya bagi organisasi untuk memperkuat strategi mitigasi risiko serta mengintegrasikan kontrol TI ke dalam sistem keuangan guna memastikan keandalan dan ketahanan.Referensi
Alqahtani, F., & Alshammari, H. (2024). Cybersecurity risk management in fintech: Implications for internal control. Journal of Information Security and Applications, 75, 103–118.
Brown, T., & Davis, K. (2021). Cybersecurity risks and internal control effectiveness: Evidence from financial institutions. Journal of Accounting and Public Policy, 40(5), 100–115.
Emmanuel, A. A. (2025). The impact of cybersecurity on financial reporting: Strengthening data integrity and regulatory compliance. International Journal of Science and Research Archive, 14(2), 626–637. https://doi.org/10.30574/ijsra.2025.14.2.0427 (doi.org in Bing)
Nguyen, T., & Pham, H. (2021). Digital transformation and cybersecurity assurance in financial reporting. Asian Journal of Accounting Research, 6(2), 145–160.
Johnson, M., & Lee, D. (2022). Cyber risk disclosure and its impact on investor confidence. Journal of Financial Crime, 29(2), 350–367.
Kumar, S., & Patel, R. (2023). Cybersecurity governance and financial reporting reliability. Journal of
Kelton, A. S., & Yang, Y. (2025). The role of internal controls in reducing cybersecurity contagion effects. Current Issues in Auditing, 19(2), 30–38. https://doi.org/10.2308/CIIA-2024-036 (doi.org in Bing)
Park, J., & Kim, H. (2022). Cybersecurity assurance frameworks in financial services. Information Systems Management, 39(1), 12–25.
Swanson, D. (2018). Security, audit, and leadership: A field guide to integrated assurance. Routledge.
Stallings, W., & Brown, L. (2017). Computer security: Principles and practice (3rd ed.). Pearson.
Silva, R., & Mendes, P. (2024). Internal audit strategies for assessing cybersecurity controls in financial institutions. Journal of Financial Regulation and Compliance, 32(1), 45–62.
Tipton, H. F., & Krause, M. (2016). Information security management handbook (7th ed.). CRC Press.
Zhang, L., & Chen, Y. (2023). Cyber threats and assurance in digital banking: A regression-based
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Rizkiawan, Siti Aisyah, Juwita Aprilia, Nuuridha Matiin

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Kebijakan yang Diusulkan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka. Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan jurnal hak publikasi pertama dengan karya yang secara bersamaan dilisensikan di bawah sebuah Creative Commons Attribution License yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepenulisan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
- Penulis dapat masuk ke dalam pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta kutipan lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Effect of Open Access).
Kebijakan yang Diusulkan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka Tertunda.Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan jurnal hak publikasi pertama, dengan karya [TENTUKAN PERIODE WAKTU] setelah publikasi secara bersamaan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution License yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepenulisan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
- Penulis dapat masuk ke dalam pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta kutipan lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Effect of Open Access).


