PEMANFAATAN KOMPOS UNTUK MENAMBAH PENGHASILAN MASYARAKAT
Kata Kunci:
sampah organik, non organik, dekomposer, bioaktivator, komposAbstrak
Beban sampah di Jakarta tiap tahun meningkat ,dengan volume sampah yang terus meningkat dari 7.800 ton tahun2023 hingga mencapai 8.000 ton tahun 2024 per hari. Untuk itu diperlukan peran masyarakat dalam memilah sampah organik, non organik dan sampah bahan berbahaya. Sampah organik yang menyebabkan bau busuk dan menyengat serta mengundang lalat, serangga, dan organisme lain bisa menyebabkan penyakit seperti saluran pernapasan, diare, kulit, dll selain itu juga mencemari lingkungan. Sampah organik ini bisa dijadikan kompos sehingga beban sampah di tempat pembuangan sampah berkurang.Referensi
Badan Standardisasi Nasional. (2004) Standar Nasional Indonesia 19-7030-2004 Spesifikasi Limbah Domestik.
Depkes, RI. (1987). Pedoman Bidang Studi Pembuangan Sampah , Akademi Penilik Kesehatan Teknologi Sanitasi (APKTS). Jakarta : Proyek Pengembangan Pendidikan Tenaga Sanitasi Pusat Departemen Kesehatan .
Dewilda, Y., & Apris, I. (2016) Studi Optimasi Kematangan Kompos Dari Sampah Organik Dengan Penambahan Bioaktivator Limbah Rumen Dan Air Lindi. Seminar Nasional Sains dan Teknologi Lingkungan, 6.
Martinho, H . 2015. The Role Of Compost Properties In Sorption Of Heavy Metals. Vol. 41.Portugal: Departamento de Ambient.
Murtadho, Djuli dan Said Gumbira. (1987). Penanganan dan Pemanfaatan Limbah Padat. Jakarta : Mediyatama Sarana Perkasa.
Outerbridge, Thomas (ed). (1991). Limbah Padat di Indonesia : Masalah atau Sumber Daya. Jakarta : Yayasan Obor Indonesia.
Patanduk, J dan Zubair, A. 2015. Bioremediasi Limbah Kakao (Coklat) sebagai Bahan Pembuatan Kompos (Cair dan Padat) dengan Aktivator EM4. Makassar: Universitas Hasanuddin.
Slamet, JS. (1994). Kesehatan Lingkungan. Yogyakarta : Gajah Mada University Press.
Sugihmoro. (1994). Penggunaan Effective Microorganism 4 (EM4) dan Bahan Organik pada Tanaman Jahe ( Zingiber officinale Rose) Jenis Badak. Skripsi. Bogor : Institut Pertanian Bogor.
Unus, Suriawiria. (2002). Pupuk Organik Kompos dari Sampah, Bioteknologi Agroindustri. Bandung : Humaniora Utama Press.
Wied, Hary Apriaji. (2004). Memproses Sampah. Jakarta : Penebar Swadaya.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 PEMTEKDIKMAS (PENGABDIAN EKONOMI MULTIDISIPLIN TEKNOLOGI PENDIDIKAN UNTUK MASYARAKAT)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Karya ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License .

