KORELASI PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS DAN HABIT OF THINKING FLEXIBLY MATEMATIS SISWA MTsN
DOI:
https://doi.org/10.55171/geomath.v3i1.877Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara kemampuan pemecahan masalah dan habit of thinking flexibly matematis. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain post-test only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa MTsN kelas VIII di salah salah satu MTsN di Kabupaten Lima Puluh Kota, Provinsi Sumatera Barat tahun pelajaran 2019/2020. Pemilihan sampel dilakukan secara acak terhadap kelas populasi, sehingga diperoleh kelompok eksperimen yang diberikan perlakuan pembelajaran ICM dan kelompok kontrol yang diberikan perlakuan pembelajaran langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: terdapat hubungan antara kemampuan pemecahan masalah matematis dengan habit of thinking flexibly matematis. Kata kunci: pemecahan masalah matematis; habit of thinking flexibly matematisReferences
Costa, L & Kallick, B. (2000). Discovering and Exploring Habits of Mind. Association for Supervision and Curriculum Development (ASCD). Alexandria: Beauregard St.
Dzulfikar, A. (2018). Habits of Mind Calon Guru Matematika dalam Pemecahan Masalah Matematis. Suska Journal of Mathematics Education. (P-ISSN: 2477- 4758| E-ISSN: 2540-9670). Vol. 4, No.1 2018, Hal. 1-8.
Junaedi, Y., & Juandi, D. (2021, March). Mathematical creative thinking ability of junior high school students’ on polyhedron. In Journal of Physics: Conference Series (Vol. 1806, No. 1, p. 012069). IOP Publishing.
Junaedi, Y., & Wahyudin, W. (2020, May). Improving Student’s Reflective Thinking Skills Through Realistic Mathematics Education Approach. In 4th Asian Education Symposium (AES 2019) (pp. 196-202). Atlantis Press.
Karakelle, S. (2009). Enhanching Fluent and Flexible Thinking through the Creative Drama Process. Elsevier: Journal of Thinking Skills and Creativity Volume 4 Issue 2 Page 124-129. [Online]. Tersedia: http://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S1871187109000236
NCTM. (2010). Agenda for Action: Problem Solving. [Online]. Tersedia: http://nctm.org.
Polya, G. (1981). Mathematical Discovery. New York, YN: Jhon Wiley & Sons, Inc.
Prabawanto, S. (2013). Peningkatan kemampuan pemecahan masalah, komunikasi dan self efficacy matematis mahasiswa melalui pembelajaran dengan pendekatan metacognitif scaffolding. (Disertasi). Sekolah Pascasarjana, Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung.
Rahayuningsih, Puspita & Abdul Qohar. (2014). Analisis Menyelesaikan Soal Cerita Matematika Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV) dan Scaffoldingnya Berdasarkan Analisis Kesalahan Newman pada Siswa Kelas VIII SMP N 2 Malang. Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains. 2(2), hlm: 109-116. [Online]: http://journal.uny.ac.id/index.php/jpms/articel/download/7161/ 6176.
Rigelman, N. R. (2007). Fostering Mathematical Thinking and Problem Solving: The Teacher’s Role. [Online]. Tersedia: http://www.math.utah.edu/~ emina/teaching/5900methods/TCM2007-02-308a.pdf.
Safitri, Prahesti Tirta. (2013). Pembelajaran quich On The Draw Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Penalaran Matematis dan Habits of mind Siswa Menengah Pertama, Tesis pada FPMIPA UPI Bandung: tidak ditebitkan
Septiana, W. T. (2017). Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis dan Habits of Mind Siswa SMP Melalui Model Pembelajaran Process Oriented Guided Inquiry Learning (POGIL). Tesis pada PPS UPI: tidak dipublikasikan.
Sumarmo, U. (1994). Suatu Alternatif Pengajaran untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika pada Guru dan Siswa SMP. Laporan Penelitian FPMIPA IKIP Bandung: tidak diterbitkan
Whitbourne, S. K. (1986). Openness to experience, identity flexibility, and life change in adults. Journal of Personality and Social Psychology, 50(1), 163e168.
Wulan, E. (2012). Penerapan Pendekatan Model Eliciting Activities (MEAs) untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis dan Self-Esteem Siswa SMP, Tesis pada FPMIPA UPI Bandung: tidak ditebitkan



.png)
.png)
.png)
.png)






