Profil Kemampuan Penalaran dan Disposisi Matematis Siswa dalam Menyelesaikan Soal AKM Ditinjau dari Gender dan Level Sekolah

Authors

  • Syahrul Anwar STKIP La Tansa Mashiro
  • Dwi Yulianto STKIP La Tansa Mashiro

DOI:

https://doi.org/10.55171/geomath.v3i1.876

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan komunikasi matematis siswa di sekolah yang menyebabkan siswa kurang terlibat dalam pembelajaran atau siswa jarang diberi kesempatan untuk bertanya atau mengemukakan pendapat sehingga kemampuan komunikasi matematis siswa belum dapat tersampaikan. . Penelitian ini menggunakan pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) untuk melihat perbedaan pembelajaran PMRI dengan model pembelajaran konvensional terhadap peningkatan kemampuan komunikasi matematis ditinjau dari jenis kelamin siswa. Jenis eksperimen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasi Experiment Design dengan menggunakan pretest dan posttest. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII Yayasan Al Sudais Indonesia. Sampel yang digunakan adalah 2 kelas yang dipilih dengan teknik cluster random sampling yaitu 1 kelas sebagai kelas eksperimen dengan pendekatan PMRI dan 1 kelas sebagai kelas kontrol dengan pembelajaran konvensional. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes. Analisis data yang digunakan adalah uji normalize gain, uji ANOVA dua arah, uji t, dan uji Kruskal-Wallis. Temuan dari penelitian ini adalah: a) kemampuan komunikasi matematis siswa yang mengikuti pembelajaran matematika dengan pendekatan PMRI lebih tinggi dibandingkan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional, b) kemampuan komunikasi matematis siswa laki-laki dan perempuan yang mengikuti pembelajaran matematika pembelajaran dengan pendekatan PMRI tidak. terdapat perbedaan dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional, dan c) tidak terdapat interaksi antara pendekatan pembelajaran dan perbedaan gender dalam peningkatan kemampuan komunikasi matematis. Kata kunci: PMRI, Etnomatematika, Kemampuan Komunikasi Matematis, Jenis Kelamin

References

Ahmad, M., & Nasution, D. P. (2018). Analisis kualitatif kemampuan komunikasi matematis siswa yang diberi pembelajaran matematika realistik. Jurnal Gantang, 3(2), 83-95.

Ariska Yuliana Putri. (2014). Kreatifitas dalam Memecahkan Masalah Geometri Bangun Sisi Datar Siswa Kelas VIII SMPN 1 Arjossari Pacitan Tahun Pelajaran 2013/2014 Ditinjau dari Gaya Kognitif dan Gender. Tesis. UNS

Armania, M., Eftafiyana, S., & Sugandi, A. I. (2018). Analisis Hubungan Kemampuan Komunikasi Matematis dan Minat Belajar Siswa SMP dengan Menggunakan Pendekatan Realistic Mathematic Education. JPMI (Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif), 1(6), 1087-1094.

Barton, B. (1996). Making Sense of Ethnomathematics: Ethnomathematics is Making Sense. Educational Studies in Mathematics, 31(1-2), 201-3.

Depdiknas. (2003). Undang-undang RI No.20 tahun 2003. Tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Duch, B.J., Allen, D.E. & White, III H. B. 1999. Problem-Based Learning: Preparing Students to Succeed in the 21st Century. Online: http://teaching.polyu.edu.pdf , diakses tanggal (13 Febuari 2022).

Ernest, P. (1991). The Philosophy of Mathematics Educations. Routledge Falmer: Taylor & Francis Group.

Fitriani, N. (2018). Analisis Penerapan Pembelajaran Matematika Berbasis PMRI pada Sekolah Dasar di Kota Bandung. Jurnal Pendidikan Tambusai, 2(3), pp.1802–1810. https://doi.org/10.31004/jptam.v2i3.173

Fredlina, K. Q., Putri, G. A. M. A., & Putri, N. L. P. N. S. (2021). Penggunaan Teknologi Sebagai Media Pembelajaran Matematika di Era New Normal. Jurnal Karya Abdi Masyarakat, 5(1), 79–84.

Hasbullah, H., & Sajiman, S. U. (2021). Persepsi Siswa Atas Pembelajaran Matematika di Era New Normal. Kopen: Konferensi Pendidikan Nasional, 3(1), 238–244.

Hendriana, H., & Kadarisma, G. (2019). Self-Efficacy dan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa SMP. JNPM (Jurnal Nasional Pendidikan Matematika), 3(1), 153-164. http://jurnal.unswagati.ac.id/index.php/JNPM/article/view/2033

Lutfianannisak, L., & Sholihah, U. (2018). Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa dalam Menyelesaikan Soal Materi Komposisi Fungsi Ditinjau dari Kemampuan Matematika. Jurnal Tadris Matematika, 1(1), 1-8. https://doi.org/10.21274/jtm.2018.

Mullis, Dkk. (2019). TIMSS 2015 : Assessment Framework. Chestnut Hill: Boston College.

Ndiung, S., Dantes, N., Ardana, I., & Marhaeni, A. A. I. N. (2019). Treffinger Creative Learning Model with RME Principles on Creative Thinking Skill by Considering Numerical Ability. International Journal of Instruction, 12(3), 731-744.

Nurhayati, N. (2017). Pengembangan Perangkat Bahan Ajar Pada Pembelajaran Matematika Realistik Indonesia Untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis Mahasiswa. Fibonacci (Jurnal Pendidikan Matematika Dan Matematika), 3(2), 121–136.

OECD. (2019). PISA 2018. Result Combined Executive Summaries. PISA-OECD Publishing.

Pinanti, Rosi Dwi. (2014). Kemampuan Komunikasi Matematika Siswa dalam Pemecahan Masalah Matematika ditinjau dari Perbedaan Jenis Kelamin. Jurnal Ilmiah Pendidikan matematika, 3 (3): http://jurnalmahasiswa.unesa.ac.id/index.php/mathedunesa.

Prayitno, Sudi., St. Suwarsono, dan Tatag Yuli Eko Siswono. (2013). Komunikasi Matematis Siswa SMP dalam Menyelesaikan Soal Matematika Berjenjang Ditinjau dari Gender. Proceding Seminar Nasional Matematika. UNY.

Pugalee, D. K. (2004). A comparison of verbal and written descriptions of students' problem solving processes. Educational Studies in Mathematics, 55(1-3), 27-47.

Retnowati, P., & Ekayanti, A. (2020). Think Talk Write Sebagai Upaya Meningkatkan Komunikasi Matematis Siswa. Sigma, 6(1). https://doi.org/10.36513/sigma.v6i2.863

Saptana, D., Supandi, Buchori, A. (2022). Analisis Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa dengan Pendekatan PMRI pada Materi Lingkaran Kelas VIII SMP. Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika, 4(2), pp. 103-110 http://journal.upgris.ac.id/index.php

Shirley, L. 1995. Using Ethnomathematics to find Multicultural Mathematical Connection: NCTM.

Sidi, I. (2001). Menuju Masyarakat Belajar: Menggagas Paradigma Baru Pendidikan. Jakarta: Logos Wacana Ilmu.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung : Alfabeta, CV.

Tilaar, A.R. (2009). Membenahi Pendidikan Nasional. Jakarta: Rineka Cipta.

Trilling, B and Hood, P. (1999). Learning, Technology, and Education Reform in the Knowledge Age or We're Wired, Webbed, and Windowed, Now What?. Educational Technology. May-June. 5 – 18.

Wijayanto, A. D., Fajriah., S. N., & Anita, I. W. (2018). Analisis Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa SMP Pada Materi Segitiga Dan Segiempat. Jurnal Kajian Pembelajaran Matematika, 2(1), 97-104. http://journal2.um.ac.id/index.php/jkpm

Yanti, R. N., Melati, A. S., & Zanty, Luvy S. (2019). Analisis Kemampuan Pemahaman dan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa SMP pada Materi Relasi dan Fungsi. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematik, 3(1), pp.209–219.

Published

2023-04-04

How to Cite

Anwar, S., & Yulianto, D. (2023). Profil Kemampuan Penalaran dan Disposisi Matematis Siswa dalam Menyelesaikan Soal AKM Ditinjau dari Gender dan Level Sekolah. GEOMATH, 3(1), 53–71. https://doi.org/10.55171/geomath.v3i1.876

Issue

Section

Artikel