Penerapan Metode Field Trip Terhadap Hasil Belajar Siswa SMA pada Subkonsep Keanekaragaman Jenis Gastropoda
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan field trip terhadap hasil belajar siswa SMA pada subkonsep Keanekaragaman Jenis Gastropoda. Metode penelitian menggunakan deskriptif. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas X MIPA SMAN Negeri 1 Anyer. Sampel terdiri atas satu kelas yaitu kelas X MIPA-4. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan tes objektif.. Hasil belajar yang dinilai yaitu kompetensi pengetahuan. Nilai rata-rata kompetensi pengetahuan siswa yaitu 76. Presentase siswa yang lulus Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yaitu sebesar 60% dari jumlah siswa.References
Aderson, L. W & D. R. Krathwohl. 2010. Kerangka Landasan untuk Pembelajaran, Pengajaran, dan Assesmen: Revisi Taksonomi Pendidikan Bloom. Terj. dari A Taxonomy for Learning, Teaching, and Assessing: A revision of Bloom’s Taxonomy of Educational Objectives. 1 th ed. Oleh A. Prihantoro, Pustaka Belajar, Yogyakarta: xxx + 434 hlm.
Arifin, Z. 2011. Penelitian Pendidikan Metode dan Paradigma Baru. PT Remaja Rosdakarya, Bandung: vii + 320 hlm.
Arikunto, S. 2009. Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan edisi Revisi. Rineka Cipta, Jakarta: viii + 308 hlm.
Arikunto, S. 2012. Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan edisi 2. Rineka Cipta, Jakarta: x +344 hlm.
Campbell, N.A., J. B. Reece, & L. G. Mitchell. 2004. Biologi edisi kelima: jilid 2. Terj.Dari Biology fifth edition. Ed. Manalu, W. Erlangga, Jakarta: xxii + 404 hlm.
Depdiknas. 2008. Pengembangan Perangkat Penilaian Psikomotor. BNSP, Jakarta.
Dimyati & Mudjiono. 2006. Belajar dan pembelajaran. Rineka Cipta, Jakarta: x + 298 hlm.
Djamarah, S. B & A. Zain. 2006. Strategi Belajar Mengajar. Rineka cipta, Jakarta: Xi+226 hlm.
Djamarah, S. B & A. Zain. 2010. Strategi Belajar Mengajar. Rineka cipta, Jakarta: Xi+252 hlm.
FAO Species Identification guide for fishery purposes. 1988. The Living Marine Ressorces of The Western Central Pasific. Dalam: Carpenter, K.E & Niem, N.H (eds.). Vol. 1 Seaweeds, Corals, bivalves, and Gastropods. Rome: 363-648 pages.
Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. 2014. Materi Pelatihan Guru Implementasi Kurikulum 2013. Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan, Jakarta: v+147 hlm.
Leksono, S. M, R. Nuryani, S. Redjeki. 2013. Sikap Mahasiswa terhadap Scientific Field Trips pada Perkuliahan Biologi Konservasi Berbasis Kearifan Lokal. Journal of Theory and Practice in Education 7 (1): 142-159.
Nazir, M. 2009. Metode Penelitian. Ghalia Indonesia, Jakarta: 544 hlm.
Mahmudi, I. Zulaeha, T. Supriyanto. 2013. Menulis Narasi dengan Metde Karyawisata dan Pengamatan Objek Langsung Serta Gaya Belajarnya. Unnes Journal of Biology Education 2 (1): 180—185.
Permendikbud. 2013. Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah. 13 hlm.
Purwanto, N. 2010. Prinsip-Prinsip dan Teknik Evaluasi Pengajaran. Remaja Rosdakarya, Bandung: x+168 hlm.
Purwanto. 2004. Prinsip dan Evaluasi Pengajaran. Rosdakarya, Bandung: x + 244 hlm.
Riduwan. 2010. Dasar-Dasar Statistika. Alfabeta, Bandung: vii +274 hlm.
Riduwan. 2009. Belajar Mudah Penelitian untuk Guru-Karyawan dan Peneliti Pemula. Alfabeta, Bandung: V + 244 hlm.
Riyanto, A., H.S. Budi., Triyono. 2014. Penggunaan Metode Karyawisata dalam Upaya Peningkatan Pembelajaran Pkn Kelas IV SD Negeri Sumurarum Tahun Ajaran 2012/2013. Kalam Cendekia PGSD Kebumen 3 (3): 1--8.
Roestiyah. 2008. Strategi Belajar Mengajar. Rineka Cipta, Jakarta: x+169 hlm.
Sagala, S. 2010. Konsep dan Makna Pembelajaran. Alfabeta, Bandung: xii+266 hlm.
Setyarsono, E. F., P. Martin HB., B. Priyono. 2013. Hasil Belajar Materi Ekosistem SMP dengan Sunber Belajar Otentik Pantai Teluk Awur. Unnes Journal of Biology Education 2 (1): 1-8.
Setyobudiandi, I., F. Yulianda, U. Juariah, S. L. Abuneka, N. M. Amiluddin, Bahtiar. 2010. Gastropoda dan Bivalvia. Biota Laut-Moluska Indonesia. STP Hatta- Sjahrir Banda Naira. www.msp.fpik.ipb.ac.id, 11 Juni 2014, pk 14.15.
Slameto. 2010. Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. Rineka Cipta, Jakarta: viii + 195 hlm.
Sudjana, N. 2009. Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Remaja Rosdakarya, Bandung: ix +168 hlm.
Sugiyono. 2007. Statistika untuk penelitian. Alfabeta, Bandung: vi + 306 hlm.
Suwignyo, S, S. Widigdo, Y. Wardiatno, M. Krisanti. 2005. Avertebrata Air. Penebar Swadaya, Jakarta: iv + 204 hlm.
Syah, M. 2009. Psikologi belajar. PT Rajagrafindo Persada, Jakarta: xx + 254 hlm.
Uno, H. B. 2011. Belajar dengan pendekatan PAILKEM: pembelajaran aktif, inovatif, lingkungan kreatif, efektif menarik. PT Bumi Aksara, Jakarta: ix + 267 hlm.
Utari, R. 2014. Taksonomi Bloom. 13 hlm. http://www.bppk.depkeu.go.id/webpkn/attachments/766_1Taksonomi%20Bloom%20-%20Retno-ok-mima.pdf, 24 Februari 2014, pk. 20.16.
Utomo, Pramudi. 2007. Pedoman Umum Pemilihan Mahasiswa Berprestasi Penilaian Karya Tulis Ilmiah. 5 hlm. http://staff.uny.ac.id/sites/default/files/pengabdian/pramudi-utomo-drs-msi/pedoman-kti-mapres.pdf , 26 April 2014, pk. 13.32.
Widodo, A. 2005. Taksonomi Tujuan Pembelajaran. Didaktis 4 (2): 61-69.
Winkel, W. S. 2005. Psikologi Pengajaran. Media abadi, Yogyakarta: xiv + 635 hlm.
Yuniarti, Niar & Herlina. 2013. Pembelajaran Ekosistem dengan Metode Karya Wisata untuk Meningkatkan Keterampilan Generik Sains. http://bdkbandung.kemenag.go.id 14 Februari 2014, pk 13.04.
Zulaikhoh, Siti. 2009. Penerapan Metode Field Trip untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Deskripsi pada Siswa Kelas X-1 SMA Negeri Ngemplak Kabupaten Boyolali. Skripsi Universitas Muhammadiyah Surakarta, Surakarta: xiii+ 105 hlm.











