Peran Pondok Pesantren Salafi Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Pada Anak Usia Sekolah Dasar Di Masa Pandemi Covid-19

Authors

  • Didi Maksudi STAI La Tansa Mashiro

DOI:

https://doi.org/10.55171/jad.v11i1.911

Abstract

Kondisi pandemi Covid-19 yang mencekam sejak Tahun 2020 lalu, membuat sektor pendidikan merasakan dampak yang menghambat proses pembelajaran. Warga sekolah harus dihadapkan dengan sulitnya pembelajaran daring karena sistemnya berubah dari offline menjadi online. Banyaknya kasus kekurangan dalam problematika pembelajaran daring ini, karena akses yang digunakan cukup menyulitkan sehingga. menurunnya kualitas belajar pada anak, terkhusus pada anak usia sekolah dasar yang masih membutuhkan bimbingan. Keberadaan pondok pesantren salafi di tengah-tengah masyarakat ternyata menjadi solusi bagi orangtua untuk memasukkan anak kedalamnya, karena dirasa lebih efektif untuk menambah keilmuan bagi anak ketimbang anak tidak belajar di rumah. Hal ini terjadi karena di pondok pesantren anak lebih banyak waktu belajar, dan aktivitasnya terjamin. Pada penelitian ini, penulis menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus, yang bersumber dari data primer dan skunder. Tekhnik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini berupa observasi, wawancara, pustaka, dan dokumentasi. Dengan bentuk analisis data yang berbasis studi kasus. Adapun hasil penelitian yang penulis dapatkan, yaitu bahwasanya pondok pesantren salafi memiliki peran langsung dalam proses pembelajaran  Agama Islam pada anak usia sekolah dasar. Dimana peranannya meliputi pesantren sebagai lembaga pendidikan, pesantren sebagai lembaga keagamaan yang melakukan kontrol-sosial, dan pesantren sebagai lembaga keagamaan yang melakukan kontrol-rekayasa. Dalam proses pembelajarannya pondok pesantren menggunakan metode sorogan wetonan dan bandongan serta hafalan. Yang membedakan adalah pondok pesantren salafi menggunakan pendekatan kajian kitab kuning. Untuk anak usia sekolah dasar hanya berfokus pada pendidikan Al-Qur’an, selebihnya akan dikembalikan pada kemampuan pada individu masing-masing

References

Chulaefah, N. (2020, September 22). Urgensi Pendidikan Agama Islam dalam Proses Pembelajaran Siswa SD. Retrieved from urgensi pendidikan :

Daradjat, Z. (1996). Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Bumi Aksara.

Darajat, A. (2020, Desember 2020). Langkah-Langkah Penelitian Studi Kasus dan Contoh Proposal Penelitian Studi Kasus. Retrieved from langkah-langkah studi kasus: https://nurhibatullah.blogspot.com/2020/12/langkah-langkah-penelitian-studi-kasus.html

Fahham, A. M. (2020). Pendidikan Pesantren. Jakarta: PUBLICA INSTITUTE JAKARTA.

Gumilang, R. (2018, september). PERAN PONDOK PESANTREN DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SANTRI. Jurnal Comm-Edu, 1, 44.

Idris, Z. (1987). Dasar-dasar Kependidikan. Padang: Angkasa Raya.

Ifat Nabilah, d. (2019). ANALISIS PERKEMBANGAN NILAI AGAMA-MORAL SISWA USIA. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar, 196.

IzzanSaehudin, A. (2016). Hadits Pendidikan. Bandung: Humaniora.

Kebudayaan, P. M. (2013). Indonesia Patent No. 69.

Kecil, L. (2018, Agustus 03). Mengenal Karakter Siswa Sekolah Dasar. Retrieved from Karakter Siswa: https://lenterakecil.com/mengenal-karakteristik-siswa-sekolah-dasar/

Kompri. (2018). Manajemen dan Kepemimpinan Pondok Pesantren. Jakarta: Prenadamedia Grup.

Meriyati. (2015). MEMAHAMI KARAKTERISTIK ANAK DIDIK. Bandar Lampung: Fakta Press lAIN Raden lntan Lampung.

Mujib, A. (2006). Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Kencana Pernada Mulia.

Musya'adah, U. (2018). Peran Penting Pendidikan Agama Islam di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan dan Perkembangan Anak, 14.

Raco, C. (2010). Metode Penelitian Kualitatif, Jenis, Karakter dan Keunggulannya. Jakarta: Grasindo.

Chulaefah, N. (2020, September 22). Urgensi Pendidikan Agama Islam dalam Proses Pembelajaran Siswa SD. Retrieved from urgensi pendidikan : https://radarsemarang.jawapos.com/artikel/untukmu guruku/2020/09/22/urgensi-pendidikan-agama-islam-dalam-proses-pembelajaran-siswa-sd/

Daradjat, Z. (1996). Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Bumi Aksara.

Darajat, A. (2020, Desember 2020). Langkah-Langkah Penelitian Studi Kasus dan Contoh Proposal Penelitian Studi Kasus. Retrieved from langkah-langkah studi kasus: https://nurhibatullah.blogspot.com/2020/12/langkah-langkah-penelitian-studi-kasus.html

Fahham, A. M. (2020). Pendidikan Pesantren. Jakarta: PUBLICA INSTITUTE JAKARTA.

Gumilang, R. (2018, september). PERAN PONDOK PESANTREN DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SANTRI. Jurnal Comm-Edu, 1, 44.

Idris, Z. (1987). Dasar-dasar Kependidikan. Padang: Angkasa Raya.

Ifat Nabilah, d. (2019). ANALISIS PERKEMBANGAN NILAI AGAMA-MORAL SISWA USIA. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar, 196.

IzzanSaehudin, A. (2016). Hadits Pendidikan. Bandung: Humaniora.

Kebudayaan, P. M. (2013). Indonesia Patent No. 69.

Kecil, L. (2018, Agustus 03). Mengenal Karakter Siswa Sekolah Dasar. Retrieved from Karakter Siswa: https://lenterakecil.com/mengenal-karakteristik-siswa-sekolah-dasar/

Kompri. (2018). Manajemen dan Kepemimpinan Pondok Pesantren. Jakarta: Prenadamedia Grup.

Meriyati. (2015). MEMAHAMI KARAKTERISTIK ANAK DIDIK. Bandar Lampung: Fakta Press lAIN Raden lntan Lampung.

Mujib, A. (2006). Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Kencana Pernada Mulia.

Musya'adah, U. (2018). Peran Penting Pendidikan Agama Islam di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan dan Perkembangan Anak, 14.

Raco, C. (2010). Metode Penelitian Kualitatif, Jenis, Karakter dan Keunggulannya. Jakarta: Grasindo.

Ramayulis. (2005). Metodologi Pendidikan Agama Islam. Jakarta: Kalam Mulia.

Rasyid, M. Z. (2020). Pesantren dan Pengelolaannya. Pamekasan: Duta Media.

RI, D. A. (2004). Pedoman Pendidikan Agama Islam di Sekolah Umum. 7: Dirjen Kelembagaan Agama Islam.

Rusian, W. D. (2015, Juni 25). Kontrol Rekayasa. Retrieved from Rekayasa Sosial: https://www.kompasiana.com/aboutlife/550d8f7d813311692db1e40b/rekayasa-sosial

Shihab, M. Q. (2012). Tafsir Al-Misbah. Jakarta Pusat: Lentera Hati.

Sukarto, A. H. (1996). Biografi KH. Imam Zarkasih dari Gontor Merintis Pondok Pesantren Modern. Ponorogo: Gontor Press.

Suryadi, R. A. (2018). Ilmu Pendidikan Islam. Yogyakarta: Penerbit Deepublish.

Sutisna, A. (2021). Metode Penelitian Kualitatif Bidang Pendidikan. Jakarta: UNJ Press.

Syafe'i, I. (2017, Mei 08). PONDOK PESANTREN:Lembaga Pendidikan Pembentukan Karakter. At-Tadzkiyah, 8, 91-93.

Tatang Hidayat, d. (2018). PERAN PONDOK PESANTREN SEBAGAI LEMBAGA. Ta'dib:Jurnal Pendidikan Islam, 7, 469.

Terjemah, A.-Q. d. (2005). Al-Qur’an dan Terjemahnya. Jumnatul “Ali: Departemen Agama Republik Indonesia.

Tohir, K. (2020). Model Pendidikan Pesantren Salafi. Surabaya: Scopindo.

UNICEF. (2020, September 30). COVID-19. Retrieved from Highlight Unicf=ef Fokus: https://www.unicef.org/indonesia/id/taxonomy/term/3021

Wahid, A. (2001). Mengerakkan Tradisi ; Esai-esai Pesanten . Yogyakarta: KIS.

Wikipedia:Ensiklopedia. (2021, Oktober 29). Pengendalian Sosial. Retrieved from Lembaga Kontrol Sosial: https://id.wikipedia.org/wiki/Pengendalian_sosial

Downloads

Published

2023-06-30

Issue

Section

Artikel