Sistem Pendidikan Anak Usia Dini di Pedesaan dalam Meningkatkan Kemampuan Mengenal Huruf Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Penggunaan Media Kartu Gambar
DOI:
https://doi.org/10.55171/jad.v6i1.301Abstract
Sistem pendidikan Indonesia yang telah di bagun dari dulu sampai sekarang ini, teryata masih belum mampu sepenuhnya menjawab kebutuhan dan tantangan global untuk masa yang akan datang, Program pemerataan dan peningkatan kulitas pendidikan yang selama ini menjadi fokus pembinaan masih menjadi masalah yang menonjol dalam dunia pendidikan di Indonesia ini. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenal huruf anak usia 5-6 tahun di PAUD Darul Amal Kecamatan Rangkasbitung, Lebak Banten. Untuk memperoleh data dipergunakan instrumen hasil belajar dan instrumen observasi siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian tindakan kelas dengan pelaksanaan tindakan menggunakan model spiral Kemmis dan Mc Taggart, dengan jumlah subjek penelitian anak usia 5-6 tahun dengan jumlah 15 anak. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak 3 siklus dengan jumlah 5 (lima) pertemuan pada setiap siklusnya. Adapun kriteria keberhasilan yang ditentukan oleh peneliti sebesar ≥ 80 % mencapai kriteria penilaian minimal berkembang sesuai harapan (BSH) Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan mengenal huruf anak usia 5-6 tahun melalui penggunaan media kartu gambar mengalami peningkatan yang signifikan. Siswa yang masuk dalam kategori BSB (Berkembang sangat baik) pada pra siklus tidak ada (0%) dan pada Siklus I naik menjadi 4 anak ( 26,67%), setelah pelaksanaan siklus II naik lagi menjadi 6 anak (40%), dan pada siklus III meningkat menjadi 10 anak (66,67%). Anak yang masuk dalam kategori BSH (Berkembang Sesuai Harapan) pada pra siklus sebanyak 3 orang anak (20%), pada siklus I menjadi 5 anak (33,33%), setelah pelaksanaan siklus II sebanyak 5 anak (33,33%), dan siklus III menjadi 4 orang anak (26,67). Yang masuk dalam kategori MB (Mulai Berkembang) pada pra siklus 7 anak (46,67%) di siklus I turun menjadi 3 anak (20%), pada siklus II sebanyak 3 anak (20%), dan siklus III menjadi 1 orang anak (6,66%). Sedangkan yang masuk dalam kategori BB (Belum Berkembang) pada pra siklus sebanyak 5 orang anak (33,33%), siklus I sebanyak 3 orang anak (20%), siklus II sebanyak 1 orang anak (6,67%) dan pada siklus III, tidak ada anak yang masuk kategori BB (Belum Berkembang) atau 0%References
Adler, Mortimer J & Doren,Charles Van. 2007. How To Read a Book/Cara jitu Mencapai Puncak Tujuan Membaca. (Alih bahasa: A. Santoso dan Ajeng AP). Jakarta: PT. Indonesia Publishing.
Arsyad, Azhar. 2006. Media Pembelajaran. Jakarta: PT Raja Grafindo persada.
Asrori, Mohammad. 2008. Penelitian Tindakan Kelas. Bandung: Wacana Prima.
Depdiknas. 2007. Bidang Pengembangan Berbahasa Di Taman Kanak-Kanak. Jakarta: Depdiknas.
Depdiknas. 2007. Persiapan Membaca dan Menulis Melalui Permainan. Jakarta: Depdiknas
Depdiknas. 2007. Pengembangan Model Pembelajaran Di Taman Kanak-Kanak. Jakarta: Depdiknas.
Hamalik, Oemar. 1986. Media Pendidikan. Bandung: Depdiknas.
Haryadi. 2007. Retorika Membaca Model, Metode dan Teknik. Semarang: Rumah Indonesia.
Hasan, Maimunah. 2009. PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini). Yogyakarta: Diva Press.
Hurlock, Elizabeth. 1978. Perkembangan Anak Vol 2. Jakarta: Erlangga.
Ismail, Andang. 2006. Education Games. Yogyakarta: Pilar Media.
Izzaty, Rita Eka, dkk. 2008. Perkembangan Peserta Didik. Yogyakarta: UNY Press.
Kemmis, S. & Mc. Taggart, R. 1988. The Action Research Planner. Victoria: Deakin University Press.
Kuswandi, Wendi. 2011. Upaya untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan anak melalui penggunaan media kartu huruf bergambar penelitian tindakan kelas dikelompok A Raffathuridhlo Cihiddeung Kota Tasikmalaya. Diakses dari http://eljibirin.wordpress.com. pada tanggal 15 Maret 2018, jam 21.00 WIB
Maryatun, Ika Budi. 2011. PAUD dan Pemanfaatan Bahan Bekas untuk APE. Dakses dari http://staff.uny.ac.id/sites/tmp/PEMANFAATAN BAHAN BEKAS.pdf. pada tanggal 15 Maret 2018, Pukul 20.00 WIB.
Mudjito. 2007. Pedoman Pembelajaran Bidang Pengembangan Berbahasa di Taman Kanak-Kanak. Jakarta: Depdiknas.
Musfiroh, Tadkiroatun. 2009. Menumbuh Kembangkan Baca Tulis Anak Usia Dini. Jakarta: Grasindo.
Pamadhi dan Sukardi. 2008. Seni Keterampilan Anak. Jakarta: Universitas Terbuka.
Permendiknas. 2010. Standar Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: Depdiknas.
Rasyid, Harun, dkk. 2009. Asesmen Perkembangan Anak Usia Dini . Yogyakarta: Multi Pressindo.
Rofi’uddin, Ahmad. 2003. Faktor Kreativitas Dalam Kemampuan Membaca dan menulis siswa kelas 5 Sekolah Dasar Islam Sabilillah. Malang: Lemlit Universitas Negeri Malang.
Sadiman, Arif, dkk. 2006. Media Pendidikan, Pengertian, Pengembangan dan Pemanfaatannya. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Sadiman, Arif. 2007. Media pendidikan Pengertian, Pengembangan, dan Pemanfatan. Jakarta: Grafindo.
Sanjaya, Wina. 2006. Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana Prenada Media.
Seefeldt, Carol., & Wasik, Barbara A. 2006. Pendidikan Anak Usia Dini (Alih bahasa: Pius Nasar). Jakarta: Indeks.
Soetopo, Helyantini. 2009. Pintar Memakai Alat Bantu Ajar. Jakarta: Esensi Erlangga Group.
Sudjana dan Ahmad Rifa’i. 2007. Media Pengajaran. Bandung: Sinar Baru Algensindo.
Suharso dan Retnoningsih, Ana. 2009. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Edisi Lux. Semarang: Widya Karya.
Sumatri dan Nana Syaodih. 2008. Perkembangan Peserta Didik. Jakarta: Universitas Terbuka.
Suryabrata, Agus. 1997. Metodologi Penelitian. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada








