Sosialisasi Persepsi Orang Tua dalam Upaya Pengembangan Keperibadian Anak Usia Dini

Authors

  • Destriyanti Yanti

DOI:

https://doi.org/10.55171/jad.v6i1.300

Abstract

Setiap pasangan orang tua yang sah dalam pernikahan pasti mendambakan kehadiran seorang anak. Anak merupakan karunia dan anugerah Tuhan Yang Maha Kuasa. Anak merupakan harta yang tak ternilai dan tidak ada duanya. Setiap anak yang lahir di muka bumi ini bagaikan kertas putih yang bersih tanpa adanya coretan. Setiap anak yang dilahirkan di muka bumi ini merupakan harapan dari kedua orang tuanya. Harapan tersebut akan diwujudkan oleh orang tua melalui pendidikan dan pengembangan kepribadiannya dalam lingkungan keluarga Proses pertumbuhan sang anak adalah hal yang berjalan bisa sangat cepat dan hal yang ditunggu serta didamba oleh orang tuanya. Setiap orang tua pastinya berharap sang anak bisa tumbuh sehat baik secara psikis maupun psikologis. Tujuan Dalam Penelitian ini adalah untuk mengetahui sosialisasi orang tua dalam upaya pengembangan kepribadian anak usia dini. Untuk mengetahui persepsi orang tua dalam upaya pengembangan kepribadian anak usia dini. Metode dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan studi kasus. Studi kasus merupakan studi yang mendalam tentang individu dan berjangka waktu relatif lama, terus menerus serta menggunakan objek tunggal, artinya kasus dialami oleh satu orang. Dalam studi kasus ini peneliti mengumpulkan data mengenai diri subjek dari keadaan masa sebelumnya, masa sekarang dan lingkungan sekitarnya. Hasil penelitian Proses sosialisasi yang terjadi pada anak diawali dalam lingkungan terdekat yaitu keluarga sampai pada masyarakat luas. Pertama kali anak berinteraksi dengan orang tua baru kemudian anggota keluarga lainnya kemudian pada masyarakat atau sekolah. Dalam lingkungan keluarga anak pertama kali diajarkan tentang bagaimana dia harus memperlakukan diri sendiri. Pengenalan orang tua terhadap anak tidak hanya terbatas pengenalan kepada orang lain, namun anak juga dikenalkan dengan lingkungan fisik disekitarnya. Hal ini berkaitan dengan pengenalan ruang dimana anak kelak akan melakukan aktivitasnya tidak hanya pada satu ruang saja tetapi banyak ruang. Melalui interaksi tersebut kepribadian anak terbentuk. Ketika anak sudah mulai sedikit mandiri orang tua lebih memilih menyekolahkan anak. Keinginan orang tua untuk menyekolahkan anak juga mendorong orang tua untuk menyekolahkan anak. Keinginan orang tua untuk menyekolahkan anak juga mendorong orang tua untuk memilih sekolah yang benar-benar berkualitas. Kebutuhan pendidikan anak tidak hanya pada pembentukan intelektual saja namun dibutuhkan pendidikan yang mampu memberikan pendidikan moral spiritual dan memperhatikan perkembangan fisik anak. Paly Group (PG) & Pendidikan Anak Usia Dini  (PAUD) Melati Girimukti adalah salah satu lembaga pendidikan pra sekolah yang menyediakan kebutuhan akan pendidikan anak. Lembaga ini bernuansakan islami

References

Andayani. 2000. Perilaku Edukatif Ibu Terhadap Anak. Studi Pada Perempuan Pedagang Batik Pasar Klewer Lebak . Jurnal Paedagogia Jilid 3 Nomer 1

Baihaqi, MIF. 2008. Psikologi Pertumbuhan (Kepribadian Sehat untuk Mengembangkan Optimisme). Bandung : PT. Remaja Rosdakarya.

Berger, L. Peter, & Thomas Luckman. 1990. Tafsir Sosial Atas Kenyataan. Jakarta : LP3ES.

Bimo Walgito. 1997. Pengantar Psikologi Umum. Yogyakarta : Andi Offset.

Bungin, Burhan. 2003. Metodologi Penelitian Kualitatif: Aktualisasi Metodologis Kea Rah Ragam Varian Kontemporer. Jakarta : Raja Grafindo persada.

Dalyono, M. 1997. Psikologi Pendidikan. Jakarta : PT. Rineka Cipta.

Deddy Mulyana. 2005. Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar. Bandung : PT. Remaja Rosdakarya Offset.

Dimyati Mahmudi. 1998. Sosiologi Pendidikan. Yogyakarta : IKIP Yogyakarta.

Gerungan. 1996. Psikologi Sosial. Bandung : Aresco.

Gunarso Singgih, 1979. Psikologi Untuk Keluarga. Jakarta. BPK Gunung Mulia.

Hadari Nawawi. 1995. Metodologi Penelitian Bidang Sosial. Yogyakarta : UGM Press

Hadi Subrata. M.S. 1997. Mengembangkan Kepribadian Anak Balita. Jakarta: PT. Gunung Mulia.

Hartomo dan Arnicun Aziz. 1990. Ilmu Sosial Dasar. Jakarta : Bina Aksara.

Hendropuspito.1989. Sosiologi Sistematik. Yogyakarta : Kanisius.

Hibana S. Rahman. 2002. Konsep Dasar Pendidikan Anak Usia Dini. Yogyakarta : PGTKI Press.

Hidayanto D.N & Tri Wahyuningsih & Harihanto. 2007. Studi Kebijakan Taman Kanak-Kanak di Kaltim. Dedaktika : Jurnal Pendidikan Pengembangan Kurikulum dan Teknologi Pembelajaran Volume 8, Nomer 1, Januari 2007

Horton, P.B dan Hunt, C.L. 1976. Sociology. Fourth Edition. Ney York USA : McGrawHill.

______________________.1996. Sosiologi Jilid enam. Terjemahan Aminudin Ram dan Tita Sabari. Jakarta : Erlangga.

Hurlock, E., 1978. Child Development. Sixth Edition. New York: Mc Graw Hill Inc.

__________. 1999. Perkembangan Anak Jilid 2. Terjemahan Med. Meitasari Tjandrasa. Jakarta : Penerbit Erlangga.

Jalaluddin. 2002. Psikologi Agama. Jakarta : Raja Grafindo Persada.

Jalaluddin Rahmad. 1986. Psikologi Komunikasi (edisi revisi). Bandung : PT. Remaja Rosdakarya Offset.

Jamaluddin Mahfuzh. 2001. Psikologi Anak dan Remaja Muslim. Pustaka Al-Kautsar

John A. Abe and Carrol E. Izard. 1999. A Langitudional Study Of Emotion Expression An Personality In Early Development. Journal of personality psychology. Vol. 35 No. 4

Kamanto Sunarto. 2000. Pengantor Sosiologi (edisi kedua). Jakarta : Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.

Kartini Kartono. 1994. Psikologi Sosial Untuk Manajemen Perusahaan dan Industri. Jakarta : CV Rajawali.

Khoiruddin. 2002. Sosiologi Keluarga. Jakarta : Liberty.

Lailahanoum Hasyim karangan Goode J. William. 2004. Sosiologi Keluarga. Jakarta : Bina Aksara.

Lexy J. Moleong. 2002. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosda Karya.

Maddi Salvatore R. 1968. Personality Theories a Comparative Analysis. Homewood : The Dorssey Press.

Maria Ulfah A. dan Mukhtar Alshodiq. 2005. Pendidikan dan Pengasuhan Anak. Jakarta : Penerbit PT. Gramedia Pustaka Utama.

Marzuki. 2002. Metodologi Riset. Yogyakarta: BPFE UII.

Moh. Nazir. 2003. Metodologi Penelitian. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Monks, F.J A.M.P. Knoers, Siti Rahayu Haditono. 1991. Psikologi Perkembangan: Pengantar dalam berbagai bagiannya. Yogyakarta : Gajah Mada University Press.

Muslichah Zarkasi. 1986. Psikologi Manajemen. Jakarta : Erlangga.

Nurul Wakhidah. 1996. Hubungan Sosialisasi Keluarga dan Kemandirian Dengan Jiwa Kewirausahaan Di Desa Gunung Pring Kecamatan Muntilan Kabupaten Dati II Magelang.

Ngaliman Purwanto. 1990. Psikologi Pendidikan. Bandung : PT. Remaja Rosdakarya.

Purwodarminto. 1979. Kamus Umum Bahasa Indonesia. Jakarta : Balai Pustaka.

Pusat Penelitian dan Pengembangan Bahasa. 1996. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta : Balai Pustaka.

Sanapiah Faisal dan Nur Yasik. 1989. Sosiologi Pendidikan. Surabaya : Usaha Nasional.

Santrock, J.W. 1982. Life-Span Development, Pekembangan Masa Hidup (Edisi Kelima). Jakarta : Erlangga

Schultz, Duane. 2001. Psikologi Pertumbuhan, Model-Model Kepribadian Sehat. Yogyakarta : Penerbit Kanisius.

Sitorus M. 2001. Berkenalan dengan Sosiologi. Jakarta : Erlangga

Soemarti Patmonodewo. 2003. Pendidikan Anak Prasekolah. Jakarta : Rineka Cipta

Soerjono Soekanto. 2002. Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada.

Sukanto. 1985. Nafsiologi. Jakarta : Integrita Press.

Sutopo, H.B. 2002. Metodologi Penelitian Kualitatif. Surakarta : Sebelas Maret University Press.

Syamsu Yusuf. 2004. Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. Bandung : PT. Remaja Rosdakarya.

Undang-Undang RI No. 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Vembriarto, St. 1984. Pathologi Sosial. Yogyakarta Paramita

Zakiah Darajat. 1976. Ilmu Jiwa Agama. Jakarta : Bulan Bintang.

http://linakura.multiply.com/jurnal/item/9; tgl 12-8-2018 jam 11.54

http://www.digilib.ui.ac.id/opac/themes/libri2/detail.jsp?id=90558&lokasi=lokal

Issue

Section

Artikel