Pembiasaan Perilaku Hidup Sehat melalui Pengelolaan Sarana Kebersihan di Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini
DOI:
https://doi.org/10.55171/jad.v5i1.287Abstract
Kebersihan adalah keadaan bebas dari kotoran, termasuk diantaranya debu, sampah, dan bau. Kebersihan lingkungan sekolah tidak akan berjalan tanpa adanya peraturan khusus tentang kebersihan, jumlah tempat sampah yang terbatas, keadaan sarana kebersihan yang kurang memadai, dan kesadaran orang tua ketika menunggu anak sekolah untuk menjaga kebersihan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana sarana kebersihan yang ada di Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini Alhusaini dan Riyadhusshibyan, serta mengentahui bagaimana pemanfaatan sarana kebersihan yang ada di Lembaga Pendidikan Anak usia Dini Alhusaini dan Riyadhusshibyan, dan bagaimana pelaksanaan kebersihan yang dilakukan oleh Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini Alhusaini dan Riyadhusshibyan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan model penelitian kualitatif dengan desain metode studi kasus, penelitian studi kasus dimaksudkan untuk mempelajari secara intensive tentang latar belakang masalah keadaan dan posisi suatu peristiwa yang sedangn berlangsung saat ini. Teknik pengambilan data yang digunakan adalah dengan melakukan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Observasi atau pengamatan adalah alat pengumpulan data yang dilakukan dengan cara mengamati dan mencatat secara sistematik gejala-gejala yang diselidiki. Wawancara adalah cara menghimpun bahan-bahan keterangan yang dilaksanakan dengan melakukan Tanya jawab lisan secara sepihak, berhadapan muka, dan dengan arah serta tujuan yang telah ditentukan. Dokumentasi adalah mencari data mengenai hal-hal atau variable yang berupa catatan, transkip, buku, surat kabar, majalah, prasasti, notulen rapat, lengger, agenda, dsb. Hasil penelitian ini mendeskripsikan tentang sarana kebersihan Di Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini Di Desa Sudamanik. Sarana kebersihan Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini Alhusaini hanya terdapat satu tempat sampah, sapu, alat pel, dan kamar mandi belum ada. Sarana kebersihan Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini Riyadhusshibyan ini terdapat dua tempat sampah, tiga kamar mandi, sapu, alat pelReferences
Arikunto, Suharsini. 2006. Prosedur Penelitian. Rineka Cipta
Cholid Narbuko dan H. Abu Achmadi. 2007. Metodologi Penelitian. Jakarta: Bumi Aksara
Hasan, Maimunah. 2011. Pendidikan Anak usia Dini. Jogjakarta: Diva Press,
Moleong, j, Lexy. 2006. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya
Mursid, 2016. Pengembangan Pembelajaran PAUD. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya
Nurani, Yuliani Sujiono. 2009. Konsep dasar PAUD. Indeks.
Yusanto, M Ismail, 2014. Menggagas Pendidikan Islami. Bogor. Al Azhar Press.
Internet:
https://id.m.wikipedia.org> wiki>kebersihan
http://pengertianaja.blogspot.com/2018/02/pengertian-kebersihan-menurut-para-ahli.html?=1
https://www.google.com/amp/s/guruppkn.com/kebersihan-lingkungan-sekolah/amp
https://id.m.wikipedia.org/wiki/pendidikan_anak_usia_dini
https://idahceris.wordpress.com/2012/04/10/faktor-yang-mempengaruhi-kesehatan








