Pengaruh Penerapan sangsi Terhadap Karakter Santri di Pondok Pesantren La Tansa

Authors

  • Ujang Saefudin Rosyid STAI La Tansa Mashiro, Rangkasbitung

DOI:

https://doi.org/10.55171/jad.v4i1.253

Abstract

Sanction is the suffering given or caused intentionally by parents, teachers and so on) after a violation, crime or error occurs. The purpose of this study was to find data about the effect of sanctions on the character of students at SMP La Tansa Mashiro, Lebakgedong, Lebak. The method used in this research is descriptive method in koresional. From the results of the calculation of the author by using coefficients to (r) to determine the influence between religion to use from the data of students, from the calculation of the data that has been done by the writer in describing the results of the questionnaire is the value of r = 0.979 using Guildford Rule, then the price position between 0.70 - 1.00 meaning which is very influential between the application of sanctions on the character of students. By using the coefficient of determination that is the variable x and the variable y = 95.8%, while the rest of the other factors are not examined by the author.Sangsi adalah penderitaan yang diberikan atau yang ditimbulkan  dengan sengaja oleh seseorang (orang tua, guru dan sebagainya) sesudah terjadi pelanggaran, kejahatan atau kesalahan Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan data mengenai pengaruh penerapan sangsi terhadap karakter santri di SMP La Tansa Mashiro, Lebakgedong, Lebak. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dalam koresional. Dari hasil perhitungan penulis dengan menggunakan koefisien korelasi ( r ) untuk mengetahui ke-eratan pengaruh antara penerapan sangsi terhadap karakter santri, dari perhitungan data yang telah dilakukan penulis dalam menguraikan hasil kuisioner adalah nilai r = 0,979 dengan menggunakan Guildford Rule, maka posisi harga r antara 0,70 – 1,00 artinya terdapat pengaruh yang sangat erat antara penerapan sangsi terhadap karakter santri. Dengan menggunakan koefisien determinasi bahwa variabel x dan variabel y sebesar = 95,8 %, sedangkan sisanya dipengaruhi dari faktor lain yang tidak diteliti penulis.

References

Ahmad, Ali Budaiwi. 2002. Imbalan Dan Hukuman Pengaruhnya Bagi Pendidikan Anak, Jakarta : Gema Insani Press.

Arifin, M. 1884. Ilmu Pendidikan Islam : Suatu Tinjauan Teoritis Dan Praktis Berdasarkan Pendekatan Intersangsier, Jakarta : Bumi Aksara.

Arikunto, Suharsimi. 2002. Prosedur Penelitian. Jakarta : Rineka Cipta.

Basri, Hasan. 2004. Dalam Cakrawal Pemikiran Islam, Bandung : Mimbar Pustaka.

Departemen Agama RI. 1993. Alqur’an Dan Terjemahannya , Surabaya : Surya Cipta Aksara.

Echol, John M. dan Hassan Shadily. 2000. Kamus Inggris Indonesia, Jakarta : Gramedia.

http://www.regularnews.info

http://episentrum.com/artikel/psikologi remaja

Jalaluddin. 2001. Psikologi Agama, Jakarta : Rajawali Press.

Mohammad, Omar. 1979. Falsafah Pendidikan Islam. Jakarta : Bulan Bintang

Purwanto, M. Ngalim. 2000. Ilmu Pendidikan Teoritis Dan Praktis, Ce. 13 Bandung : PT. Remaja Rosdakarya.

Rosyad, Sholeh. 2005. Kiprah Kiayi Enterpreneur. Banten : LPPM Latansa Mashiro.

Shaleh, Abdul Rahman dan Muhbib Abdul Wahab. 2004. Psikologi Suatu Pengantar (Dalam Perspektif Islam), Jakarta : Kencana.

Sudjiono, Anas. 2003. Pengantar Statiska Pendidikan, Jakarta : Pt. Raja Grafindo Persada.

Statiska, Tulus Winarsunu, 2002. Dalam Penelitian Psikologi Dan Pendidikan, Malang : UUM Press.

Syamsu, Yusuf LN. 2000. Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja, Bandung : Rosdakarya.

Walidin AK,Warul. 2003. Konstelasi Pemikiran Pedagogik Ibnu Khaldun Perspektif Pendidikan Islam, Pendidikan Modern, (Nangroe Aceh Darussalam : Nadiya Foundation.)

Published

2016-06-15

Issue

Section

Artikel