Pengajaran dan Pendalaman Materi Pelajaran bagi Anak Sekolah di Posko Kuliah Kerja Nyata (KKN) La Tansa Mashiro di Desa Sukaharja Kecamatan Cikulur Tahun 2016
DOI:
https://doi.org/10.55171/jad.v4i1.251Abstract
Kuliah Kerja Nyata (KKN) is one of the intraculcular academic activities in the form of real work in community service. The purpose of this study is to reduce the education rate in Sukaharja village and continue to improve the level of education; so that the people of Desa Sukaharja have the motivation, self-confidence and energy to be rich despite the village children; and for better government and better service in community programs for successful implementation of independent villages. The methods in this study are case studies or field research (field studies) which are intended to intensify the background of the problems and actions taken today. In every activity carried out, there are all things related to activities that will, are and have been done all for a program that becomes the main object that is part of several things that can be done and realized well, namely in the field of education. Activities in the field of education can be inferred from those seeking positive responses from formal primary schools. The work program in the field of education there are several things that become the top priority in it, namely the mantra and the deepening of the subject matter for school children. The main program implemented was the private school of children in the village of Sukaharja at the Community Service Center, helping in public schools in the fields of study and activities of Islamic Religious Education in schools. However, paralyzing things that cannot foster awareness and the willingness of education for teenagers and awareness for parents will guarantee the essence and existence of education for them in life in fact. Program work done by keyword researchers, but results when the learners do not succeed. This can be seen in one of the students' achievements at school Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik merupakan salah satu kegiatan akademik intrakulikuler dalam bentuk kerja nyata pengabdian di masyarakat, Tujuan penelitian ini adalah agar angka mayoritas pendidikan di desa Sukaharja bisa menurun dan terus meningkatkan taraf pendidikan; agar masyrakat Desa Sukaharja memiliki motivasi, kepercayaan diri dan keterampilan dalam berkaya meskipun anak desa; dan agar pemerintah Desa lebih ber koordinasi dan pelayanan yang lebih baik terhadap masyarakat demi keberhasilan pelaksanaan program desa mandiri. Metode dalam penelitian ini adalah studi kasus atau penelitian lapangan (field study) dimaksudkan untuk mempelajari secara intensif tentang latar belakang masalah keadaan dan posisi suatu peristiwa yang sedang berlangsung saat ini. Dalam setiap kegiatan yang dilakukan, setidaknya semua hal yang terkait dengan kegiatan yang akan, sedang dan telah dilakukan semuanya mengacu pada sebuah program kerja yang menjadi objek utama yang menjadi kerangka acuan dalam beberapa hal yang bisa dikatakan berhasil dan terealisasi dengan baik, yakni pada bidang pendidikan. Kegiatan dalam bidang pendidikan tersebut dapat disimpulkan dari yang mendapatkan respon positif dari masyarakat khususnya anak-anak yang baru mendapatkan pembelajaran tambahan di luar jam sekolah formalnya. Program kerja dalm bidang pendidikan terdapat beberapa hal yang menjadi prioritas utama didalamnya yaitu pengajaran dan pendalaman materi pelajaran bagi anak sekolah. Program utama yang dilaksanakan adalah penyelenggaraan les private anak-anak desa Sukaharja di Posko KKN, membantu pengajaran di sekolah umum pada bidang ekstrakulikuler dan penambahan kegiatan Pendidikan Agama Islam di sekolah. Akan tetapi, disamping hal tersebut tidak terlepas kendala yang dialami peneliti yaitu tidak mudah menumbuhkan kesadaran dan kemauan pendidikan untuk remajadan kesadaran bagi orang tua akan pentingnya esensi dan eksistensi pendidikan bagi mereka dalam kehidupan secara factual. Secara sederhana pelaksanaan program kerja yang dilaksanakan oleh peneliti dikatakan terlaksana, tetapi hasil evaluasi belum pada penilaian keberhasilan peserta didik. Hal ini bisa dilihat pada salah satunya prestasi siswa di sekolah.References
Abror Rachman, Psikologi Pendidikan, Yogyakarta: Tiara Wacana, 1993
Ali Muhammad, Guru dalam Proses Belajar Mengajar, Bandung: Sinar Baru Algensindo, 2004
Arikunto Suharsimi, Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan, Jakarta: Bumi Aksara, 2012
Habibullah, Dasar-dasar Ilmu Pendidikan, Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2009
Hastuti, Psikologi Perkembangan Anak, Yogyakarta: Tugu Publisher, 2012
Huda Miftahul, Model-model Pengajaran dan Pembelajaran, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2014
Ibrahim H, dkk, Media Pembelajaran, Malang: Unipersitas Negeri Malang, 2000
Oemar Hamalik, Proses Belajar Mengajar, Jakarta: Bumi Aksara, 2013
Sadiman Arif dkk, Media Pendidikan: Pengertian, Pengembangan dan Pemanfaatsannya, Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2007
Saidah, Penghantar Pendidikan, Jakarta: Raja Geafindo Persada, 2016
Selameto, Penghantar Pendidikan, Jakarta: Rineka Cipta, 2010
Widyadani, Media dan Pengajarannya, Bandung: Media Perkasa, 2008
Yusuf Syamsu, Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja, Bandung: Rosdakarya, 2017








