Pengembangkan Kecerdasan Emosional dengan Metode Contextual Teaching Learning pada Mata Pelajaran Aqidah Akhlak di MTs.Nurul Athfal Sumur Panjang Cikulur-Lebak
DOI:
https://doi.org/10.55171/jad.v3i2.247Abstract
The view of all people Intellectual Intelligence (IQ) is seen as a factor supporting a person's success in achieving his goals but in reality many people are not successful in his life but he has a high Intellectual Intelligence. Conversely not a few people who do not have high Intellectual Intelligence to be a successful person. In this period Intellectual Intelligence (IQ) is not accompanied by Emotional Intelligence (EQ), so that it is not balanced because Emotional Intelligence will be felt more quickly (real) than Intellectual Intelligence that is not felt directly (abstract). The purpose of this study was to determine the knowledge of Emotional Intelligence with the Contextual Teaching Learning (CTL) method; to improve Emotional Intelligence with the Contextual Teaching Learning (CTL) method. ; get data about student achievement in the subjects of Aqidah Akhlak in MTs. Nurul Athfal Sumur Panjang-Cikulur. This study uses classroom action research (Classroom Action Research), this study has a qualitative basis. According to Hopkins (1993: 44) formulate classroom action research as research that combines research procedures with substantive action, an action taken in the discipline of inquiry, or someone's attempt to understand what is happening, while being seen in a procedure of improvement and change. The results of the study explain that the emotional intelligence of students in the MT. Nulul Athfal Sumur Panjang, Cikulur-Lebakter is good, this is indicated by the mean value of 82.55. Emotional intelligence of students at MT. Nulul Athfal Sumur Panjang Cikulur-Lebak has been well proven Pandangan semua orang Kecerdasan Intelektual (IQ) dipandang sebagai faktor penunjang kesuksesan seseorang dalam meraih cita-citanya akan tetapi pada kenyataannya banyak orang yang tidak berhasil dalam kehidupannya akan tetapi ia memiliki Kecerdasan Intelektual yang tinggi.Sebaliknya tidak sedikit orang yang tidak memiliki Kecerdasan Intelektual yang tinggi menjadi orang yang sukses.Dalam masa ini Kecerdasan Intelektual (IQ) tidak di iringi dengan Kecerdasan Emosional (EQ) maka tidak seimbang dikarnakan Kecerdasan Emosional akan lebih cepat terasa (real) dibandingkan dengan Kecerdasan Intelektual yang tidak dirasakan langsung (abstrak). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengetahuan Kecerdasan Emosional dengan metode Contextual Teaching Learning (CTL); untuk meningkatkan Kecerdasan Emosional dengan metode Contextual Teaching Learning(CTL). ;mendapatkan data tentang prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Aqidah Akhlak di MTs. Nurul Athfal Sumur Panjang-Cikulur.Penelitian ini mengunakan penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) maka penelitian ini bersipat kualitatif. Menurut Hopkins (1993: 44) merumuskan penelitaian tidakan kelas sebagai penelitian yang mengombinasikan prosedur penelitian dengan tindakan substantif, suatu tindakan yang di lakukan dalam disiplin inkuiri, atau usaha seseorang untuk memahami apa yang sedang terjadi, sambil terlihat dalam sebuah prosedur perbaikan dan perubahan. Hasil penelitian menerangkan bahwa kecerdasan emosional siswa di MTs.Nurul Athfal Sumur Panjang Cikulur-Lebaktergolong baik, hal ini ditunjukkan dengan nilai rata-rata meannya 82,55. Kecerdasan emosional siswa di MTs.Nurul Athfal Sumur Panjang Cikulur- Lebak sudah berjalan dengan baik terbukti padakegiatan wawancara, dengan berbagi masalah yang di alami siswa, mampu mengendalikanya baik dalam saat belajar; Ada pengaruh Metode Contextual Teaching Learning (CTL) dalam meningkatkan Kecerdasan Emosional siswa pada mata pelajaran Aqidah Akhlak siswa di MTs.Nurul Athfal Sumur Panjang Cikulur-Lebak. Hal ini terbukti pada hasil Observasi tingkah laku siswa dari setiap siklus mengalami perubahanReferences
Anita (2004).UJI dan Asah SQ Anda. Jakarta: Harmony
Ahmad Iif Khoiru. (2011). Strategi Pembbelajaran Berbasis KTSP. Jakarta: Prestasi
pustaka
Asrori Muhamad. (2007) Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Wacana Prima
Arikunto Suharsimi. (2006) Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta:
PT Rineka Cipta
Chalil Achjar. (2008) Pembelajaran Berbasis Fitrah. Jakarta: PT Mitra Media
Darsono.(2003). Membangun Akidah Dan Akhlak. Solo: PT Tiga Serangkai Pustaka
Mandiri
Ginanjar Ary Agustina.(2005) ESQ Emotuonal Spiritual Quotient. Jakarta: Arga
Goleman Daniel. (1995) Emotional intelligence Kecerdasan Emosional Mengapa El
lebih Penting daripada IQ. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama
Karel.(1974). Pesantren madrasah Sekolah Pendidikan Islam Dalam Kurun Modern.
Jakarta: PT Pustaka LP 3ES Indonesia
Komalasari Kokom. (2010). Pembelajaran kontektual konsep dan aplikasi.Bandung:
PT Refika Aditama.
Mulyasa .(2006). Kurikulum Yang di Sempurnakan Pengembangan Standar
Kopotensi. Bandung: CV Pustaka Setia
Nata Abudin (2003). Manajemen Pendidikan, Mengatasi Kelemahan Pendidikan
Islam di Indonesia, Jakarta: Prenada Media
Patton Particial. (2002). EQ karir Sukses Menyelamatkan Apa Yang Kita Ketahui dan
Kita tahu. Jakarta: PT Raja Grapindo
Rahim Husni (2005). Madrasah Dalam Politik Pendidikan di Indonesia. Jakarta: PT
Logos Wacana Ilmu.
Rianto Yatim. (2009). Pradigma Baru Pendidikan. Jakarta: Prenada Media Group
Ramayuli.(2001). Metodologi Pengajaran Agama Islam. Jakarta: Kalam Mulia
Patton Particial. (2002). EQ karir Sukses Menyelamatkan Apa Yang Kita Ketahui dan
Kita tahu. Jakarta: PT Raja Grapindo
Surya Sumadi. (2006) Pisikologi Pendidikan. Jakarta: PT Raja Grapindo Persada.
Syah muhibin.(2010). Pisikologi Pendidikan Dengan Pendidikan Baru. Bandung: PT
Remaja Rosdakarya
Wandi.(2009).Pengantar Setudi Islam. Bandung: CV Pustaka Setia
Wong Micael. (2008) Tes EQ Anda. Jakarta: PT Mitra Medi.








