Pengaruh Pembelajaran Group Investigation Terhadap Kognitif Siswa di MTs Bani Idris Kalanganyar Kabupaten Lebak

Authors

  • Ernawati Sulhatul Imamah STAI La Tansa Mashiro, Rangkasbitung

DOI:

https://doi.org/10.55171/jad.v3i2.246

Abstract

Learning as an activity to achieve instructional objectives, types and procedures of activities, requires complex thinking, and also balanced participation between students and educators in order to achieve maximum goals.The purpose of this study was to study the effect of group learning on cognitive students at MTs Bani Idris Kalanganyar, Lebak Regency. The method used in this study is the writer who uses correlational quantitative methods. a model of causal relationships. Quantitative method is a method used to present research results in the form of numbers or statistics, while correlational research is a study to determine whether there is a relationship between two or several variables. Based on the results of the study found positive study group investigations of cognitive students. Pembelajaran sebagai kegiatan untuk mencapai tujuan instruksional, jenis dan prosedur kegiatannya, membutuhkan rangkaian pemikiran yang cermat, selain itu juga adanya interaksi yang seimbang antara peserta didik dengan pedidik agar mencapai tujuan yang lebih maksimal.Tujuan Penelitian ini adalh untuk mengetahui pengaruh pembelajaran group investigation terhadap kognitif siswa di MTs Bani Idris Kalanganyar Kabupaten Lebak. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penulis menggunakan metode kuantitatif korelasional. model  hubungan kausal (sebab akibat). Metode kuantitatif adalah metode yang digunakan  untuk penyajian hasil penelitian dalam berbentuk angka-angka atau statistik, sedangkan penelitian korelasional merupakan penelitian untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh antara dua atau beberapa variable. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa pembelajaran group investigation berpengaruh positif terhadap kognitif siswa.

References

Arikunto, S. (2013). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Hasibuan, M. S. (2008). Organisasi dan Motivasi. Jakarta: PT. Bumi Aksara.

Kompri. (2015). Manajemen Pendidikan. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Margono, S. (2010). Metodologi Penelitian Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.

Noor, J. (2014). Metodologi Penelitian. Jakarta: Kencana Prenadamedia Group.

Nusantara, J. R. (2013). Skripsi: Pengaruh Kegiatan Ekstrakurikuler Dan Perilaku Belajar Terhadap Prestasi Akademik Pada Mata Pelajaran Ekonomi Kelas IX IS di SMA Negeri 7 Semarang. Semarang: FE UNNES.

Pramesti, G. (2015). Kupas Tuntas Data Penelitian Dengan SPSS 22. Jakarta: PT. Elex Media Komputindo.

Sari, N. N. (2013). Skripsi: Hubungan Antara Keaktifan Berorganisasi Dan Motivasi Belajar Terhadap Prestasi Belajar Siswa Di Organisasi Forum Anak Sleman. Sleman: FIP UNY.

Selva Temalagi, Hengky Latan. (2013). Analisis Multivariate Teknik dan Aplikasi Menggunakan Program IBM SPSS 20,0. Bandung: Alfabeta.

Slameto. (2013). Belajar dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi. Jakarta: Rineka Cipta.

Sobur, A. (2011). Psikologi Umum. Bandung: Pustaka Setia.

Soetopo, H. (2012). Perilaku Organisasi. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Sudjana, N. (2014). Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D. Bandung: Alfabeta.

Wahab, R. (2015). Psikologi Belajar. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Published

2015-12-15

Issue

Section

Artikel