PSIKOLOGI DAN AL-QUR’AN ( Solusi Permasalahan Di Era Globalisasi )

Authors

  • Asrowi Asrowi STAI La Tansa Mashiro

DOI:

https://doi.org/10.55171/jaa.v4i1.921

Abstract

Keberadaan psikologi menjadi salah satu kebutuhan hidup manusia era baru tekait berbagai permasalahan yang muncul sebagai akibat dari globalisasi, konflik keluarga, budaya, budaya, ekonomi, sosial, bertemunya budaya yang berbeda dan persaingan menjadi salah satu penyebab penyebaran virus kehidupan yang akan mempengaruhi struktur manusia secara universal. Berbagai cara dilakukan oleh para peneliti masyarakat untuk mengatasi permasalahan mental terganngu akibat konflik global tersebut.  Manusia dalam mengatasi permasalahan dan isu-isu yang terjadi di lingkungannya membutuhkan tuntunan dan solusi yang akurat. Dal hal ini Al-Qur'an merupakan pedoman hidup dan solusi untuk mengatasi segala permasalahan jiwa manusia. Oleh karena itu, terjadinya berbagai tekanan kejiwaan diawali dengan komposisi masyarakat yang tidak memiliki keyakinan dan kesabaran. Oleh karena itu, untuk memperoleh kebahagiaan dan ketenangan hidup diperlukan bimbingan rohani melalui pendekatan agama dan Al-Quran.  Al-Qur'an adalah kitab suci umat Islam, wahyu Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW untuk disampaikan kepada umatnya sebagai pedoman hidup bagi umat manusia agar bahagia dunia dan akhirat. Al-Qur'an sebagai pedoman hidup mengandung konsep-konsep ajaran dan sistem kehidupan yang luar biasa. Seluruh aspek kehidupan manusia dapat diatur dan diarahkan oleh Al-Qur'an.   Dengan hasil eksperimen komparatif tersebut, dapat diambil kesimpulan awal: bahwa mendengarkan ayat-ayat Al-Qur'an memiliki dampak positif yang signifikan terhadap perubahan fisiologi dan psikologi manusia. Dengan demikian kemajuan ilmu pengetahuan telah mengungkapkan: bahwa Al-Qur'an diturunkan memiliki kegunaan untuk kemaslahatan manusia, meskipun hanya sekedar mendegarkannya. Kemajuan teknologi telah mendeteksi secara akurat: bahwa mendengarkan ayat-ayat Al-Qur'an dapat mengendurkan syaraf-syaraf reflektif, memfungsikan organ-organ tubuh, serta memberikan aura positif pada tubuh manusia

References

Abu Hanafi, Psikologi Umum, Jakarta : Reneka Cipta, 1992

Albert Bandura, The ChangingFace of Pyichology at the Dawning of a Alobalization Era. 2011. Jurnal Vol.547

Alex Sobur, Psikologi Umum, Bandung : Pustaka Setia, 2003

Bauman Z, Globbalization; The Human Consequences, 2008, Vol. 421

Dawam Raharjo, Intelektual, Intelgensi, dan Perilaku Politik, Bandung :Al-Mizan, 1996

Desjarlais, R., Eisenberg, K.J., World Mental Health, 1995. Jurnal Vol. 321

Dinesh Bhugra and Anastasia Mastrogianni, Globalisation and mental disorders. 2010. Jurnal Vol.557.

Djamaludin Ancok dan Fuad Nashori Suroso, Psikologi Islami,Yogyakarta :Pustaka Pelajar, 1994

EnthinHervina, tempo; Lebih lanjut lihat, Mulyadhi Kartanegara, Psikologi Islam, Diktat. 2015

J.P.Chaplin, Kamus Lengkap Psikologi (terjemah), Jakarta : PT Grafindo Persada, Cet., ke-7

Jeffrey Jense, The Pyichology of Globalization, 2002, Jurnal Vol.579

Kirmayer & Young, A, Culture and Samatization, 2008, Jurnal Vol. 673

Kirmayer, L.J., & Minas, I.H., The Future of Cultural Psyciatri, 2009, Vol. 451

Kunit, S.J., Globalization State and the Health of Indigenous Peaples, 2011, Vol. 90

Loren Bagus, Kamus Filsafat, Jakarta : PT Gramedia Pustaka Utama, 2002, cet., ke-3

MariaT, Dkk, The Psychology of Workingand Globalisation; a New Perspektiffor a New Era, 2008

Muhammad Ash-Shadr, Pandangan Bagir ash-Shadr terhadap Pelbagai Aliran Filsafat Dunia (terjemah), Bandung : al-Mizan, 1993

Murray, C.J.L. & Lopez, A.D., Alternative Projektion of Mortality By Cause 1990-2020, 2007, Vol. 349

Sarlito, W. Sarwono, Perkenalan Dengan Aliran-Aliran dan Tokoh Psikologi, Jakarta : Bulan Bintang, 2002, Cet., ke-3

Sartorius, N., Ustun, T.B., Lecrubier, Y., Depression Comorbid With Anxiaty, 1996, 13; Zhang et Al, 2008)

Soerjono Soekanto, Sosiologi “Suatu Pengantar”(Jakarta : PTRaja Grafindo Persada, 1990), cet., ke-19

Zhang, W.X., Shen, Y.C. & Li, S.R., Epidemological Investigation on Mental Disordes in 7 Areas of China, 2008

Ancok, Jamaluddin, Psikologi Islam, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2004

Mubarok, Achmad, Solusi Krisis Keruhanian Manusia Modern; Jiwa dalam Al Qur’an, Jakarta: Paramadina, 2000

Mujib, Abdul, et.al., Nuansa-nuansa Psikologi Islam, Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2001

Adz-Dzaky, Hamdani Bakran, Konseling dan Psikoterapi Islam, Yogyakarta: Fajar Pustaka Baru, 2006.

Ancok, Djamaludin & Fuat Nashori Suroso, Psikologi Islami: Solusi Islam Atas Problem Psikologi, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2005.

Bastaman, Hanna Djumhana, Integrasi Psikologi dengan Islam: Menuju Psikologi Islami, Yogyakarta: Yayasan Insan Kamil, bekerja sama dengan Pustaka Pelajar, 2005.

http://pakarbisnisonline.blogspot.com/2009/12/konsep-manusia-menurut-psikolo gi-dan.html.

Jamaluddin T, Zamzam A. & Tri Boedi Hermawan, “Struktur Insan dalam Al-Qur’an: Apa yang Tersentuh Oleh Psikologi Analitik, dan Status Kecerdasan Spiritual (SQ)”, http://suluk.blogsome.com/2005/6/21/struktur-insan-dalam-al-quran-apa-yang-tersentuh-oleh-psikologi-analitik-dan-status-kecerdasan-spiritual-sq/.

Nashori, Fuad, Potensi-Potensi Manusia (Seri Psikologi Islami), Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2005.

Nawawi, Rif'at Syauqi, “Konsep Manusia Menurut Al-Qur'an”, dalam Rendra K (Penyunting), Metodologi Psikologi Islam, Yogyakarta, Pustaka Pelajar, 2000.

Sanaky, Hujair AH., “Konsep Manusia Berkualitas Menurut Al-Qur'an dan Upaya Pendidikan“,http://www.sanaky.com/materi/konsep_manusia_berkualitas_menurut_al.pdf

Muhammad Izzudin, at-Ta’silu al-Islami li Dirosat an-Nafsiyyah (Risalah Doktor), Kairo: Daar as-Salam, 2002

Quraish Shihab, Wawasan Al-Qur’an, Jakarta: Lentera Hati, 2006.

Downloads

Published

2023-06-30

Issue

Section

Artikel