Analisis Emosi Anak Usia Dini Dalam Mengikuti Kegiatan Senam Sehat Gembira Pada Kelas B di Raudhatul Athfal Al-Falah Rangkasbitung
DOI:
https://doi.org/10.55171/jaa.v3i2.743Abstract
Di Raudhatul Athfal (RA) Al Falah terdapat anak yang dalam emosinya belum berkembang sesuai harapan, seperti anak masih merasa malu, lesu, sedih, dan marah ketika mengikuti kegiatan senam, sehingga ketika anak mengikuti gerakan senam akan terhambat seperti anak sulit menggerakkan badan, anak enggan mengikuti gerakan senam, serta berdiam diri pada saat kegiatan senam yang mengarah pada perkembangan emosi anak. Salah satu kegiatan yang mengarah pada perkembangan emosi anak ialah kegiatan senam yang di lakukan di sekolah dengan tema yang menyenangkan, contohnya senam sehat gembira. Sehingga dengan mengikuti kegiatan senam sehat gembira emosi anak akan berkembang misalnya dari emosi anak yang sedih menjadi senang atau gembira. Kegiatan senam yang di laksanakan di sekolah dilakukan dengan cara baris-berbaris dengan posisi anak yang lebih tinggi berada di posisi paling belakang sedangkan posisi anak yang kurang tinggi berada pada posisi yang paling depan. Pada anak yang berada di posisi paling depan anak merasa malu berada pada barisan paling depan, sehingga menyebabkan anak enggan untuk mengikuti gerakan senam dan hanya berdiam diri. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui emosi anak usia dini di Raudhatul Athfal (RA) Al Falah ketika mengikuti kegiatan senam sehat gembira. (2) Untuk mengetahui gerakan senam sehat gembira yang di lakukan di dalam kelas di RA Al Falah. Metode penelitian ini menggunakan jenis metode deskriptif kualitatif. Deskriptif Kualitatif merupakan cara untuk menyusun data atau informasi yang telah dikumpulkan peneliti dengan hasil akhir dalam bentuk tulisan. Pemerolehan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi dan wawancara yang difokuskan pada emosi anak usia dini dalam mengikuti kegiatan senam sehat gembira. Pada aspek perkembangan emosi anak usia dini di RA Al Falah dalam mengikuti kegiatan senam, menunjukkan bahwa perkembangan emosi anak lebih dominan pada penilaian Berkembang sesuai Harapan. Kata Kunci : Emosi Anak Usia Dini, Perkembangan Emosi, Senam Irama, Senam Sehat Gembira.References
Azhar, Samsul, Dkk. 2021. Penjasorkes Keterampilan Olahraga Dalam Permainan. Jawa Barat: CV Jejak
Dacholfany, Ihsan dan Hasana, Uswatun. 2018. Pendidikan Anak Usia dini Menurut Konsep Islam. Jakarta: Bumi Aksara
Dimyati, Jhoni. 2013. Metodologi Penelitian Pendidikan dan Aplikasinya pada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Jakarta: Kencana
Dwi, Ajeng Rahayu Tresna. 2020. Perilaku Sosial Emosional Anak Usia Dini. Jurnal Golden Age. Vol.04 No.1
Gainau, B. Maryam. 2021. Psikologi Anak. Sleman: PT Kanisius
Harwanto dan suharti.2020. Buku Ajar Senam Dasar. Surabaya: Jakad Media Publishing
Haryanto & El Ibrahim, Moh.Nor. Olahraga Mengenalkan Teknik senam Dasar. Jakarta: PT Balai Pustaka
Helmawati. 2018. Mendidik Anak Berprestasi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya
Kurniawan, Heru, Dkk. 2020. Bermain dan Permainan Untuk Anak Usia dini. Bandung: PT Remaja Rosdakarya
Kurniawan, Heru. 2021. Pengantar Praktis Penyusunan Instrumen Penelitian. Sleman: Deepublish Publisher
Margono, Suyadi.2010. Metodelogi Penelitian Pendidikan. Jakarta : Rineka Cipta
Masher, Riand. 2015. Emosi Anak Usia Dini dan Strategi Pengembangannya. Jakarta : Kencana.
Mulyatiningsih, Rudi. 2016. Bimbingan Pribadi Sosial Belajar Dan Karier. Jakart: PT Prasindo
Ndari, Susanty Selaras. 2015. Metode Pengembangan Sosial Emosi Anak Usia Dini. Tasikmalaya: Edu Publisher.
Ndari, Susanty selaras. 2018. Metode Perkembangan Sosial Emosi Anak Usia Dini. Tasikmalaya: Edu Publisher
Ni’matuzahroh dan Prasetyanungrum, Susanti. 2018. Teori dan Aplikasi dalam Observasi. Malang: Universitas Muhamadiyah Malang
Nurhasanah, dkk. 2021. Perkembangan Sosial dan Emosional Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan dan Konseling. Vol.4 No 02.
Nurjanah. 2017. Mengembangkan Kecerdasan Sosial Emosional Anak Usia Dini Melalui Keteladanan. Jurnal BK dan Dakwah Islam. Vol.14 No 1
Pradipta Dwi Galih, Sakoco Pamuji. 2013. Model Senam Si Buyung Untuk Pembelajaran Motorik Kasar Pada Siswa Taman Kanak-Kanak, jurnal keolahragaan, volume 5 No.1.
Prayogo, Basuki Hadi. 2018. Pengaruh Senam Irama Terhadap Perkembangan Motorik Kasar Anak Usia 4-5 Tahun di Tk Muslimat Nu Gesang Kabupaten Lumajang. JEICE. Vol.1 No 2.
Putra, Nusa dan Dwilestari, Ninin. 2012. Penelitian Kualitatif PAUD. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada
Sobarna, Akhmad, dkk. 2020. Sosiologi Olahraga Teori, Konsep dan Aplikasi Praktis. Serang : Desanta Multavisitama.
Sudirman, I Nyoman. 2021. Modul Karakteristik dan Kompetensi Anak usia Dini. Bandung: Nilacakra
Sujiono, Yuliani Nurani.2013. Konsep Dasar Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta : PT Indesks.
Suryana, Dadan.2016. PendidikanAnak Usia Dini Stimulasi dan Perkembangan Anak. Jakarta: Kencana
Susanto, Ahmad. 2014. Perkembangan Anak Usia Dini Pengantar dalam Berbagai Aspeknya. Jakarta : Kencana.
Syafri, Syafrimen, dkk. 2020. Dua Cara Pengembangan Motorik Pada Anak Usia Dini Melalui Gerakan-Gerakan Senam. Vol.5 No.1
Tatminingsih, sri. 2019. Kemampuan Sosial Emosional Anak Usia Dini di Nusa Tenggara Barat. Jurnal PIAUD. Vol.3, No.2
Trygu. 2021. Teori Motivasi Abraham H. Masslow dan Hubungannya dengan Minat Belajar Siswa. Jakarta: Guepedia
Ulfah, Amira Adinda. 2021. Analisis Penerapan Senam Irama dalam Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi Vol.5. No.2
Untoro, Joko dan Tim Guru Indonesia. 2010. Buku Pintar Pelajaran. Jakarta: Wahyumedia
Wahyuningrum, Laila Kodari Gilang, Dkk. 2021. Optimalisasi Pembelajaran Daring Dimasa Pandemi. Yogyakarta: UAD Press
Widyaningsih, dwi & Suharyanta, Dwi. 2020. Promosi dan Advokasi Kesehatan. Sleman: Deepublish
Yus, Annita. 2015. Model Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: Pernamedia Group.



.png)
.png)