Peningkatan Kemampuan Motorik Halus Melalui Kegiatan Pratical Life Montessori Pada Anak Usia 4-5 Tahun Di kober An Nisa

Authors

  • Desri Yanti STAI La Tansa Mashiro

DOI:

https://doi.org/10.55171/jaa.v3i2.739

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan motorik halus anak melalui kegiatan Practical Life Montessori. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dua siklus yaitu siklus I terdiri dari 8 tindakan dan siklus II terdiri dari 2 tindakan. Siklus terdiri atas perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi.. Teknik pengumpulan data yang dilaksanakan adalah observas, dokumentasi, unjuk kerja.Validitas data yang digunakan yaitu triangulasi sumber, dan triangulasi teknik. Analisis data menggunakan analisis statistik inferensial dan analisis deskripsif interaktif. Berdasarkan uji statistik inferensial, kemampuan motorik anak meningkat secara signifikan. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan kegiatan Practical Life dalam pembelajaran dapat meningkatkan kemampuan motorik halus pada anak usia 4-5 tahun. Kata kunci: kegiatan Practical Life, kemampuan motorik halus, anak usia dini 

References

Aline D. Wolt, A. 2001. Parents Guide To The Montessori Classroom Holidaysburg: Parents Chikd Press,

Ann Gordon dan Kathryn Browne.2014. Beginning & Beyond: Foundation in early childhood education nineth edition.USA: Wadsworth,

Audrey C. Rule dan Roger A. Stewart, Effect Of Pratical Life Materials On Kindergarten’s Fine Motor Skill, Vol 30 No. 1 (Early Childhood Education Journal, 2002) Diakses Pada Tanggal 25 Mei 2017

Case-Smith, J. (2000). Effect of Occupational Therapy Services on Fine Motor and Functional Performance in Preschool Children. The American Journal of Occupational Therapy. Vol 54 (4). Di peroleh pada tanggal 25 Mei 2017 pada http://ajot.aota.org/data/Journals/AJOT/930171/645.pdf?resultClick=3

Elizabeth G. Hainstock, 2008. Kenapa Montessori. Jakarta: Mitra Media,

Erin Nurianti, Pengaruh Penerapan metode pratical life exercises dalam menumbuhkan kemandirian anak usia dini di Day Care Al Kahfi Kelurahan Mekarjaya Kecamatan Rancasari Kota Bandung Diakses dari http://scribd.com pada tanggal 25 Mei 2017

Isaacs Barbara, 2012Understanding the montessori approach: early years education in practice. New York: Routledge

Morrison George S. 2007 Early Childhood Education Today (Pearson: Merril Prentice Hall

Morrison George s. 2012. dasar-dasar Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: Indeks

Mufida Astin.2011. Exercise Of Pratical Life.Cilandak: Workshoop Montessori.

Punum Bhatia, Alan Davis & Ellen Shamas Brandt, Educational Gymnastics: The Effectiveness Of Montessori Practical Life Activities In Developing Fine Motor Skills In Kindergartners (Early Education And Development Journal, 2015) diakses di http://doaj.org pada tanggal 25 Mei 2020

Rahyubi . Heri.2014. Teori-Teori Belajar Dan Aplikasi Pembelajaran Motorik. Nusa Media: Bandung

Samsudin. 2007. Pembelajaran Motorik Di Taman Kanak-Kanak.Litera: Jakarta,

Sujiono, Bambang, Dkk., 2010. Metode Pengembangan Fisik. Universitas Terbuka: Jakartah..

Sukmadinata, Nana Syaodih. 2011. Metode Penelitian Pendidikan.Bandung: Remaja RosdakaryaSukardi.2008. Metodologi Penelitian Tindakan. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Supporting children development. 2008. the magazine of the national childcare acreditation Council (NCAC),

Susan Feez. 2010. Montessori and early Childhood. London: SAGE Publications.

Susanto, Ahmad. 2011. Perkembangan Anak Usia Dini. Kencana Prenada Media Group: Jakarta

Tjandrasa, Meitasari dan Muslichah Zarkasih. 2002, Perkembangan Anak Jilid 1 Edisi ke 6. Jogja:Erlangga,

Downloads

Published

2022-12-30

Issue

Section

Artikel