Kemampuan Komunikasi Anak Usia 4-5 Tahun Melalui Metode Bercerita Buku Bergambar

Authors

  • Asrowi Asrowi STAI La Tansa Mashiro
  • Fenty Fahriyani

DOI:

https://doi.org/10.55171/jaa.v3i1.639

Abstract

Salah satu tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana kemampuan komunikasi anak usia 4-5 tahun sebelum menggunakan metode bercerita buku bergambar di RA An-Najat II Lebak, Banten. Kemampuan komunikasi anak harus distimulus sejak dini, yaitu sejak usia prasekolah, yang selanjutnya anak memberikan ketrampilan kepada anak untuk berbahasa dan berkomunikasi dengan baik dan benar kepada semua orang menggunakan prinsip yang berpedoman pada perkembangan dan kesesuaian karakteristik anak. Metode penelitian yang dipakai dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan penelitian tindakan kelas (PTK) atau yang lebih dikenal dengan Class Room Research, dengan hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan komunikasi anak kelompok A di RA An-Najat II sesudah menggunakan metode bercerita buku bergambar mengalami peningkatan yaitu ”Berkembang Sesuai Harapan (BSH)”. Hal itu terbukti dari 10 anak kelompok A diRA An-Najat II, yang kemampuan berbicaranya mencapai kriteria berkembang sangat baik (BSB), 8 anak kemampuan berbicaranya berada pada kriteria mulai berkembang (MB) dan 2 anak.Kata kunci: Komunikasi anak usia dini, buku cerita.

References

Abdullah Razak Lili, Cara Efektif membuat PTK, Arya Duta, Depok, 2011

Arikunto, Suharsimi. (2019). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Bahrissalim, Abdul Haris. Strategi dan Model-Model PAIKEM. Jakarta: Depag RI, 2011.

Beni, Herman. Perkembangan Peserta Didik. Cirebon: IAI Bunga Bangsa, 2012.

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI. Permendikbud No. 146 Tahun 2014 tentang Kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: Depdikbud, 2014.

Dhieni, N. et.al 2008. Metode Pengembangan Bahasa. Jakarta: Universitas Terbuka.

Dhieni, Nurbiana, dkk. Metode Pengembangan Bahasa. Jakarta: Universitas Terbuka, 2006.

Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini Derjen PLS dan Pemuda Depdiknas, Acuan Menu Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, 2002.

Djuwariah. “Upaya Meningkatkan Minat Baca Anak Melalui Permainan Magnet Alphabeth, Skripsi STKIP Sumedang”. Sumedang: STKIP, 2015. Tidak di Publikasikan.

Elizabeth B. Hurlock. 1978. Perkembangan Anak, Edisi Keenam. Jakarta: Erlangga. 1980. Psikologi Perkembangan. Jakarta: Erlangga.

Hamruni. Strategi Model-Model Pembelajaran Aktif Menyenangkan. Yogyakarta: UIN Sunan Kalijaga, 2009.

Imam Musbikin. 2010. Buku Pintar PAUD. Yogyakarta: Laksana

Madyawati, Lilis. 2016. Strategi Pengembangan Bahasa Pada Anak. Jakarta: Prenada Media Group.

Rita Kurnia. 2009. Metodologi Pengembangan Bahasa Anak Usia Dini. Pekanbaru: Cendikia Insan. 2010. Evaluasi Pembelajaran Anak Usia Dini. Pekanbaru: Cendikia Insani.

Shihab, M. Quraish. Tafsir al-Mishbah. Jakarta: Lentera Hati, 2002.

Stiani, Yessy. “Meningkatkan Kemampuan Bicara Anak RA melalui Metode Bercerita dengan Penggunaan Media Komik”, http://www.repository. upi.education.com/2013/meningkatkan-kemampuan-bicara-anak-raudhatul-athfal-melalui-metode-bercerita-dengan-penggunaan-media-komik. html, 14 Maret 2018.

Suyadi dan Maulidya Ulfa. Konsep Dasar PAUD. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2013.

Tarigan, HG. Keterampilan Berbicara. Jakarta, 2008.

Tampubolon. 1991. Mengembangkan Minat dan Kebiasaan Membaca pada Anak. Bandung : Angkasa

Tulasih, Sri. “Tesis Penggunaan Metode Bercerita dengan Media Gambar dalam Meningkatkan Motivasi Kemampuan Berbahasa”, Yogyakarta: Stateislamic University Sunan Kalijaga, 2016. Tidak Dipublikasikan.

Downloads

Published

2022-06-30

Issue

Section

Artikel