Logico Mathematical Learning Dalam Mengenal Angka 1-20 Melalui Permainan Balok Angka Pada Anak Usia Dini
DOI:
https://doi.org/10.55171/jaa.v3i1.638Abstract
Mengenal angka bagi anak adalah pelajaran yang lebih menyulitkan. Sebagian besar guru menggunkaan metode pembelajaran klasikal, adapun media pembelajaran yang digunakan hanya Lembar Kerja Siswa LKS dan menulis yang ada di papan tulis, sehingga membuat anak tidak tertarik dalam kegiatan belajar berlangsung. Oleh karena itu banyak dari sebagian anak TK A kurang dalam mengenal angka 1-20. Maka dalam penelitian ini akan diupayakan peningkatan kemampuan mengenal angka 1-20 melalui Permainan Balok Angka pada Anak Usia Dini kelas A di TK Islam Miftahul Ula Cipanas, Lebak-Banten. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus yang masing-masing 2 kali pertemuan setiap siklusnya. Tahapan pada Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan peneliti terdiri dari perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan beberapa teknik pengumpulan data diantaranya observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil Penelitian Tindakan Kelas dan pembahasan yang telah dilakukan tingkat ketuntasan mengenal angka pada siklus I dan siklus II Siklus I sebeasr 39% (belum berkembang) dengan nilai rata-rata 69,75% (baik) dan siklus II sebesar 89 % (Berkembang Sesuai Harapan) dengan nilai rata-rata 89,51% (baik). Selain dari ketuntasan belajar, dapat dilihat dari observasi kegiatan guru dan siswa. Hasil dari observasi siklus I pertemuan pertama sebesar 73,21 (cukup) sedangkan siklus I pertemuan kedua sebesar 75,00 (cukup), siklus II pertemuan pertama sebesar 89,29 (baik) sedangkan siklus II pertemuan kedua sebesar 92,86 (sangat baik), Untuk observasi siswa pada siklus I pertemuan pertama sebesar 60,29 (cukup) sedangkan siklus II pertemuan kedua sebesar 61,76 (cukup), siklus II pertemuan pertama sebesar 83,82 (baik) sedangkan siklus II pertemuan kedua sebesar 86,76 (baik). Dengan demikian penggunaan balok angka bias meningkatkan kemampuan mengenal angka 1-20.Kata Kunci : Guru, Kemampuan Mengenal Angka, Permainan Balok AngkaReferences
Andari, A. 2008. Upaya Meningkatkan Kemampuan Berhitung Anak Taman Kanak Kanak Melalui Pemanfaatan Media Balok Cuisenaire. Skripsi. Universitas Pendidikan Indonesia. http://repository.upi.edu/operator/upload/s_paud_0603952_chapter4.pdf. [diakses 28-06-2021].
Asyhar, Rayandra. 2012. Kreatif Mengembangkan Media Pembelajaran. Jakarta: Refernsi Jakarta.
Azhar, Arsyad, 2006, Media Pembelajaran. Jakarta: PT. Grafindo Persada
George S. Morrison. 2012. Dasar-dasar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Jakarta: PT. Indeks
Hamim, Nur, 2009, Penelitian Tindakan Kelas, Surabaya: PT. Revka Petra Media.
Kurniawan, Mutiah Diana. 2010. Psikologi Bermain Anak Usia Dini. Jakarta : Kencana Prenada Media Group.
Permendiknas No. 58. (2009). Standart Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta:Kementrian Pendidikan Nasional Direktorat Jenderal Menejem Pendidikan Dasar dan Menengah Direktorat Pembinaan TK dan SD.
Sukardi. 2004. Metodologi Penelitian Pendidikan. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Suharsimi Arikunto. 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: PT Rineka Cipta
Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D). Bandung: Alfabeta.
Sukardi. 2004. Metodologi Penelitian Pendidikan. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Suyadi. 2012. Konsep Dasar PAUD. Yogyakarta: PT Remaja Rosdakarya.
Surya Mohammad. 2006. Psikologi Pembelajaran dan Pengajaran. Bandung: Pustaka Bani Quraisy.
Veronica Nina. 2018. Permainan Edukatif dan Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini. Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini.4 (2), 44-55. http://dx.doi.org/10.30651/pedagogi.v4i2.1939.
Zainal Aqib, DKK. 2017. PTK ( Penelitian Tindakan Kelas)TK/RA-SLB/SDLB. Yogyakarta:Ar-Ruzz Media



.png)
.png)