Perencanaan Dan Pelaksanaan Supervisi Pendidikan Serta Ugensinya

Authors

  • Asrowi Asrowi STAI La Tansa Mashiro

DOI:

https://doi.org/10.55171/jaa.v2i1.602

Abstract

Pendidikan yang merupakan sistem kerja yang harus saling terkait antara komponen yang satu dengan lainnya. Bila selama ini guru selalu menjadi sorotan sekaligus ujung tombak pelaksanaan pendidikan di berbagai jenjang, sebenarnya masih ada komponen lain yang harus diberdayakan dalam aplikasi pendidikan di lapis bawah yaitu peran kepala sekolah. Kinerja guru dalam mengabdikan dirinya sebagai pemecahannya, sehingga tidaklah mengherankan jika hampir setiap bangsa telah menempatkan masalah pendidikan dalam suatu tempat yang utama.Namun demikian, upaya untuk melaksanakan pencapaiannya yakni mencapai tujuan pendidikan yang dikehendaki, hal itu harus diikuti dengan prinsip-prinsip yang telah dikembangkan serta teruji kebenarannya sehingga prinsip-prinsip itupun kiranya akan mendasari pemecahan masalah baik dalam hal kebijakannya yang akan tercermin dalam perencanaan pendidikan atau dalam perencanaan kurikulum maupun dalam hal-hal yang lebih operasional, yang dapat kita tinjau di sekolah atau di kelas sebagai lembaga yang melaksanakan pendidikan secara formal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, yaitu bentuk penelitian pada kondisi alamiah, di mana hasil penelitian adalah hasil serapan dari fakta-fakta lapangan, tanpa manipulasi. Karena bersifat deskriptif, maka temuan-temuan penelitian ini akan dikonsultasikan dengan teori-teori, hasil riset terdahulu, ataupun generalisasi-generalisasi.Supervisi merupakan pengamatan secara langsung dan berkala oleh atasan terhadap pekerjaan yang dilaksanakan oleh bawahan untuk kemudian apabila ditemukan masalah, segera diberikan petunjuk atau bantuan yang bersifat langsung guna mengatasinya. Supervisi sering diartikan sebagai bantuan yang diberikan untuk memperbaiki situasi belajar mengajar yang lebih baik. supervisi pendidikan perlu untuk dilakukan karena pada dasarnya supervisi pendidikan dilakukan untuk memberikan arahan dan bimbingan kepada guru agar dapat menemukan jalan keluar dalam menghadapi permasalahan-permasalahan diatas secara mandiri, sehingga dapat berimplikasi juga terhadap peningkatan prestasi kerjanya. Supervisi pendidikan memiliki fungsi utama yaitu ditujukan pada perbaikan dan peningkatan kualitas pengajaran. Dalam melaksanakan tugasnya seorang supervisor harus berpegang pada prinsip-prinsip yang kokoh demi  kesuksesan tugasnya.Kata kunci : Supervisi, Pendidikan dan Urgensi

References

A.R. Tila’ar, Paradigma Pendidikan Nasional, Jakarta,Rineka Cipta, 2000.

Ali Imron, Pembinaan Guru Di Indonesia, Jakarta : Pustaka Jaya, 1995.

Ary H. Gunawan, Administrasi Sekolah Administrasi Pendidikan Mikro, (Jakarta: Rineka Cipta, 1996)

Cece Wijaya, A. Tabrani Rusyan, Kemampuan Dasar Guru dalam Proses Belajar Mengajar, Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 1994.

Faiz Baraba, et.al., Kamus Umum Inggris-Indonesia, Indonesia-Inggris, Surabaya : Indah Karya, 1989. Hadi Nawawi, Administrasi Pendidikan, Jakarta : Guru Agung, 2001.

Hendyat Soetopo dan Wasty Sumanto, Pengantar Operasional Administrasi Pendidikan, Surabaya: Usaha Nasional,1982.

Ibrahim Bafadal, Dasar-dasar Menejemen dan Supervisi Taman Kanak-kanak, Jakarta : Bumi Aksara, 2001

Ibrahim Bafadal, Supervisi Pengajaran Teori dan Aplikasinya Dalam Membina Profesional Guru,, (Jakarta: Bumi Aksara, 1992)

Jurnal. Supervisi Pendidikan Sekolah Dasar. Imam Setiyono, Jurnal pendidikan dasar, vol. 6, no.1, 2005

M. Daryanto, Administrasi Pendidikan, Jakarta: PT. Rineka Cipta,2006.

M. Ngalim Purwanto, Administrasi Dan Supervisi Pendidikan, Bandung: PT Rosdakarya, 2002.

Made Sudarta, Perencanaan Pendidikan Partisipatoris Dengan Pendekatan Sistem, Jakarta : PT. Rineka Cipta, 1999

Maryono, Dasar-Dasar dan Teknik Menjadi Supervisor Pendidikan, Yogyakrta: Ar-Ruzz, 2011.

Muhibbin Syah, Psikologi Pendidikan dengan Pendekatan Baru,Bandung: PT Remaja Rosdakarya,2004

Muhthar dan Iskandar, Orientasi Baru Supervisi Pendidikan, Jakarta : GP Press, 2009.

Nana Syaodih Sukmadinata, Metode Penelitian Pendidikan, Bandung: PT Remaja Rosdakarya Offset, 2006

Nanang Fattah, Landasan Manajemen Pendidikan, Bandung : PT. Remaja Rosdakarya, 2001.

Panduan Tugas Jabatan Fungsional Pengawas Pendidikan Agama Islam, Jakarta : Depaetemen Agama RI, 2000.

Pedoman Guru PGAN¸ Badan Proyek Peningkatan Mutu Pendidikan Guru Agama, Departemen Agama, 1983.

Piet A. Sahertian, Konsep Dasar Supervisi Pendidikan, Jakarta : PT. Rineka Cipta, 2000.

Piet. A. Sahertian, Prinsip dan Tehnik Supervisi, Surabaya: Usaha Offset Printing, 2001.

Soetjipto dan Raflis Kosasi, Profesi Keguruan, Jakarta,PT. Rinekca Cipta, 1999.

Standart Supervisi dan Evaluasi Pendidikan : Supervisi Akademik dan evaluasi Program, Direktorat Madrasah dan Pendidikan Agama Islam Pada sekolah Umum, Departemen Agama RI, 2003.

Sudjana S., Manajemen Program Pendidikan : Untuk Pendidikan Nonformal dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Bandung :Falah Production, 2004.

Suharsimi Arikunto, Dasar-dasar Supervisi, Jakarta: PT Rineka Cipta, 2004.

Suharsimi Arikunto, Organisasi dan Administrasi Pendidikan teknologi dan Kejuruan, Jakarta: Rajawali Pusat, 1990.

Suryasubrata, Proses Belajar Mengajar di Sekolah, Jakarta, Rineka Cipta, 1997.

Published

2021-06-30

Issue

Section

Artikel